Banyaknya pedagang takjil di sepanjang jalan memang menggoda. Apalagi kalau kamu gak sempat memasak di rumah. Pulang kantor mending sekalian ikut war takjil biar sampai rumah bisa langsung berbuka.
Namun, butuh perjuangan untuk sekadar membungkus jajanan kalau waktu telah menunjukkan jam 16.30. Antreannya panjang sekali. Kesabaran harus ekstra meski tubuh juga makin lemah buat berdiri lama.
Tetaplah menjadi pembeli yang baik dengan memahami etika. Jangan bikin calon pembeli lain kesal cuma buat memuaskan diri sendiri. Ingat, kamu masih berpuasa. Kendalikan hawa nafsumu di hadapan meja yang dipenuhi aneka takjil menggugah selera. Dengan memerhatikan enam etika war takjil, jadilah pembeli yang sopan, ya.
