Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gak Melulu Lewat Media Sosial, Ini 5 Cara Baik untuk Meluapkan Emosi
ilustrasi melampiaskan emosi (pexels.com/@liza summer)

Kamu pernah merasa kesal, sedih, dan capek dalam waktu bersamaan? Rasanya jika diposisi ini ingin sekali untuk berhenti dan menyerah saja. Ingin curhat sama teman, belum tentu dia ada waktu untuk mendengarkan curhatan kita. Ujung-ujungnya, media sosial menjadi tempat pelarian untuk mencurahkan segala perasaan. 

Namun, terlalu mengumbar sesuatu di media sosial itu juga gak baik, lho. Nah berikut lima cara yang bisa kamu lakukan untuk meluapkan perasaan dan emosi selain lewat media sosial. 

1. Menulis

ilustrasi menulis (pexels,com/@Anete Lusina)

Cara pertama untuk menyalurkan emosi adalah dengan menulis, entah itu di kertas atau buku catatanmu. Dengan menulis, kamu bisa mencurahkan emosi dalam diri. Unek-unek yang mengganjal di dalam hati pun bisa kamu salurkan sesuka hati, tanpa harus memikirkan perasaan orang lain.

Selain itu, menulis ibarat jadi cara kita untuk bercerita. Jadi, jika saat ini belum punya teman untuk curhat atau sekedar bercerita, kamu bisa menyalurkan emosi lewat tulisan terlebih dulu. 

2. Curhat dengan teman dekat

ilustrasi ngobrol (pexels.com/@ekaterina bolotsova)

Kalau ada masalah jangan dipendam sendiri dan diam saja. Usahakan jika ada waktu curhatlah atau sekedar cerita dengan teman dekat. Kamu bisa mengutarakan perasaanmu dan ngobrol secara deep talk

Namun, sebelum itu carilah teman yang bisa jadi pendengar yang baik, syukur-syukur bisa kasih saran atau solusi sekaligus. Ingat, tidak semua orang bisa jadi pendengar baik bagi orang lain.

Terkadang, ada orang yang kalau dijadikan tempat curhat malah sibuk sendiri, sering memotong pembicaraan, bahkan berujung adu nasib. Nah, kalau seperti ini harus kamu hindari, ya.

3. Luapkan emosi melalui lukisan

ilustrasi melukis (pexels.com/@Jadson Thomas)

Ada yang punya hobi melukis? Selain jadi hobi, melukis juga bisa menjadi media untuk menyalurkan perasaan atau emosi, lho. Kamu bisa melukis sesuatu sesuai apa yang kamu rasakan. Permainan warna pada lukisan pun juga bisa menjadi nyawa yang mencerminkan situasi yang sedang kamu alami sekarang.

Tuangkan segala emosi yang terpendam dalam hati untuk menjadi sebuah karya yang menakjubkan. So, cara ini bisa banget untuk kamu coba.

4. Memukul benda

ilustrasi olahraga tinju (pexels.com/@Annushka Ahuja)

Banyak orang yang jika marah justru melampiaskannya dengan memukul benda, misal piring, gelas, hingga vas bunga. Tentu cara ini gak baik untuk dilakukan, karena bisa berpotensi melukai diri sendiri dan orang lain.

Namun, ada cara lain yang bisa dicoba. Jika kamu punya hobi olahraga, seperti sepak bola, basket, tenis, atau tinju, hal tersebut bisa menjadi sasaran untuk melampiaskan emosimu. Kamu juga bisa berkunjung ke rage room, yakni tempat yang menyediakan ruangan khusus untuk pelanggannya melampiaskan emosi dengan menghancurkan barang-barang tertentu.  

5. Menangis

ilustrasi menangis (pexels.com/@polina zimmerman)

Siapa bilang menangis tanda orang yang lemah? Tidak sama sekali. Siapa pun boleh menangis jangan terpaku dengan stereotip, jika menangis tak akan menyelesaikan masalah atau laki-laki tidak boleh menangis.

Justru, jika ada masalah menangis jadi salah satu cara untuk menyalurkan emosi. Sebab, jika menangis pun ditahan yang ada perasaan gak akan bisa lega. Menangislah jika ingin menangis. Gak perlu ditahan atau sampai memikirkan omongan orang. Namun, setelah itu bangkitlah untuk memperbaiki semuanya secara pelan-pelan.

Mulai sekarang jangan dipendam sendiri, kalau gak ada teman cerita, ya. Sebab kamu bisa menyalurkannya dengan beberapa cara di atas. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team