Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gaya Hidup Gen Z di Rumah yang Ternyata Beda dari Generasi Sebelumnya
ilustrasi perempuan menatap keluar jendela (freepik.com/benzoix)

Gen Z dikenal sebagai generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat. Banyak dari mereka sudah memasuki fase dewasa dengan cara hidup yang lebih mandiri, fleksibel, dan punya kesadaran tinggi terhadap gaya hidupnya sendiri.

Menariknya, cara Gen Z menjalani kehidupan di rumah juga sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya. Rumah bukan hanya tempat istirahat, tapi juga ruang kerja, ruang ekspresi, bahkan pusat aktivitas digital sehari-hari. Lalu apa saja perbedaannya? Yuk simak!

1. Rumah sebagai ruang identitas dan ekspresi diri

ilustrasi ruang kerja di rumah (freepik.com/freepik)

Bagi Gen Z, rumah bukan sekadar tempat tinggal, tapi juga ruang untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan identitas. Mulai dari cara menata kamar, pilihan dekorasi, sampai suasana ruangan, semuanya mencerminkan kepribadian masing-masing. Hal ini juga berkaitan dengan cara mereka melihat kehidupan dan pekerjaan yang lebih fleksibel.

“Gen Z sedang mendefinisikan ulang pekerjaan sebagai sesuatu yang menyatu dengan kehidupan, bukan sebagai hal yang terpisah," tutur Andrew Fennell, penulis, dikutip dari Forbes Careers.

Cara Gen Z menjalani hidup menunjukkan bahwa batas antara pekerjaan, kehidupan pribadi, dan ekspresi diri semakin menyatu. Rumah pun akhirnya menjadi ruang yang sangat personal sekaligus fleksibel.

2. Aktivitas digital mendominasi ruang rumah

Ilustrasi makeup (freepik.com/tirachardz)

Kalau dulu rumah lebih identik sebagai tempat istirahat setelah aktivitas di luar, Gen Z justru melihat rumah sebagai pusat kegiatan sehari-hari yang aktif dan produktif. Banyak aktivitas penting sekarang justru dilakukan dari rumah, seperti bekerja, belajar, meeting online, sampai mengembangkan bisnis atau proyek pribadi. Bahkan satu ruangan bisa punya banyak fungsi sekaligus dalam satu hari.

Kondisi ini juga semakin terasa sejak pandemi COVID-19, ketika banyak aktivitas mulai dipindahkan ke rumah. Kebiasaan bekerja dan belajar dari rumah akhirnya terbawa hingga sekarang, bahkan menjadi pola hidup baru bagi banyak orang, termasuk Gen Z.

"Kerja jarak jauh telah mengubah cara dan tempat kita bekerja, menjadikan rumah sebagai bagian penting dari kehidupan profesional," tutur Jack Kelly, penulis, dikutip dari Forbes.

Pada akhirnya, cara kita memaknai rumah ikut berubah seiring zaman. Rumah menjadi ruang hidup yang aktif, dinamis, dan sangat dekat dengan keseharian kita.

3. Hidup sepenuhnya terkoneksi secara digital

Ilustrasi main hp (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Gen Z tumbuh di era internet, sehingga hampir semua aktivitas sehari-hari tidak lepas dari perangkat digital. Mulai dari smartphone, laptop, hingga perangkat smart home sudah menjadi bagian dari rutinitas di rumah, membuat segala sesuatu terasa lebih cepat dan praktis.

Tidak hanya untuk komunikasi dan hiburan, rumah juga kini dipenuhi teknologi seperti lampu otomatis, CCTV berbasis aplikasi, hingga asisten suara yang membantu aktivitas harian. Hal ini membuat kehidupan Gen Z semakin efisien, tapi juga sangat terhubung dengan dunia digital hampir tanpa jeda.

Maka dapat terlihat jelas bahwa gaya hidup Gen Z di rumah menunjukkan perubahan besar dibanding generasi sebelumnya. Rumah kini menjadi ruang hidup yang lebih dinamis, produktif, dan terhubung dengan dunia digital.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team