Sejatinya kegiatan evaluasi diri perlu dilakukan lantaran untuk memperbaiki hal-hal yang masih kurang sebelumnya. Dengan begitu seseorang bisa belajar dari kesalahan guna memaksimalkan langkah dan tujuan ke depan.
Namun, seringnya kita gak sadar bahwa sikap kita dalam melibatkan diri untuk mengulik kekurangan kerap keliru. Kekeliruan itu berupa cara mengevaluasi yang terlalu keras. Biasanya hal tersebut ditandai dengan terpusatnya pikiran kita pada hal-hal buruk semata yaitu kekurangan, alih-alih bangkit, justru hal itu bisa bikin kita semakin down.
Sehingga kamu perlu menentukan kadar dari evaluasi yang seimbang. Sebab, kebiasaan evaluasi diri yang terlalu keras akan mendatangkan hal buruk bagi dirimu sendiri. Berikut beberapa alasannya.
