Skema pre-order awalnya hadir sebagai solusi untuk mendapatkan barang yang belum tersedia di pasaran. Konsep ini lazim digunakan untuk produk terbatas, rilisan khusus, atau barang impor yang butuh waktu distribusi. Sayangnya, celah ini juga sering dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan secara tidak jujur.
Banyak orang tergiur harga lebih murah atau janji produk eksklusif tanpa benar-benar memeriksa kredibilitas penjual. Ketika waktu terus berjalan dan barang tak kunjung tiba, rasa curiga baru muncul, tapi dana sudah terlanjur terkirim. Memahami indikasi penipuan sejak awal jauh lebih penting daripada menyesal di akhir. Yuk, kenali tanda-tandanya supaya transaksi tetap aman dan terhindar dari kerugian!
