Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Inspirasi Interior Bohemian Chic yang Artsy dan Penuh Karakter
ilustrasi interior ruang tamu bohemian (pexels.com/Max Vakhtbovycn)
  • Gaya bohemian chic menonjol lewat kebebasan berekspresi, perpaduan warna hangat, tekstur berlapis, dan elemen artistik yang menciptakan suasana hidup serta penuh karakter.
  • Palet warna earthy seperti terracotta dan hijau zaitun berpadu dengan aksen berani, menghadirkan nuansa hangat, harmonis, dan ekspresif di setiap sudut ruangan.
  • Sentuhan etnik global, tanaman hijau, serta furnitur vintage memperkuat kesan autentik dan personal pada interior bergaya bohemian chic yang nyaman sekaligus berjiwa seni.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Gaya bohemian chic selalu punya cara unik untuk mencuri perhatian lewat kombinasi warna, tekstur, dan elemen dekoratif yang terasa bebas. Interior ini gak terikat aturan kaku, justru menonjolkan ekspresi personal dan sentuhan artistik yang kuat. Karakternya hangat, penuh cerita, dan sering terasa seperti ruang yang hidup serta punya jiwa.

Di tengah tren hunian yang serba minimalis dan seragam, gaya ini hadir sebagai pernyataan berani yang penuh warna. Perpaduan motif etnik, furnitur kayu, serta aksen dekoratif yang berlapis memberi nuansa yang kaya dan mendalam. Konsep ini cocok untuk siapa pun yang ingin ruang tinggal terasa lebih personal dan ekspresif. Yuk, eksplor inspirasi bohemian chic yang artsy dan penuh karakter!

1. Permainan tekstur berlapis yang hangat dan ekspresif

ilustrasi interior ruang tamu bohemian (pexels.com/Zak Chapman)

Salah satu ciri khas bohemian chic adalah penggunaan tekstur berlapis yang menciptakan kedalaman visual. Karpet bermotif etnik, kain tenun, dan bantal dengan sentuhan handmade menjadi elemen utama yang memperkaya ruang. Setiap lapisan tekstur memberi dimensi berbeda yang membuat ruangan terasa lebih hidup.

Perpaduan material seperti rotan, linen, dan kayu alami memperkuat kesan hangat serta bersahabat. Tekstur yang beragam membantu menghadirkan suasana santai tanpa kehilangan nilai estetika. Kombinasi ini memberi karakter kuat yang terasa autentik dan jauh dari kesan monoton.

2. Palet warna earthy yang menenangkan

ilustrasi interior ruang tamu bohemian (pexels.com/Alexander F Ungerer)

Gaya bohemian chic identik dengan palet warna earthy seperti cokelat tanah, terracotta, krem, dan hijau zaitun. Warna-warna ini memberi nuansa hangat sekaligus menenangkan, seperti suasana senja di gurun Maroko. Kehadirannya menciptakan atmosfer yang intim dan nyaman.

Selain warna netral hangat, aksen warna berani seperti oranye bata atau biru toska sering menjadi pelengkap. Perpaduan ini memberi kontras lembut tanpa terasa berlebihan. Hasil akhirnya adalah ruang yang terasa ekspresif namun tetap harmonis secara visual.

3. Dekorasi etnik dan sentuhan global

ilustrasi interior ruang tamu bohemian (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

Elemen dekoratif dalam bohemian chic sering terinspirasi dari berbagai budaya dunia. Aksen seperti lampu gantung bergaya Maroko, ukiran kayu khas India, atau kain bermotif tribal memberi sentuhan global yang unik. Setiap detail terasa seperti membawa cerita perjalanan dari berbagai belahan dunia.

Dekorasi ini bukan sekadar pajangan, tetapi representasi pengalaman dan ekspresi diri. Perpaduan unsur global memberi kesan artistik yang kuat tanpa kehilangan kenyamanan ruang. Hasilnya adalah interior yang terasa personal, autentik, dan penuh narasi visual.

4. Tanaman hijau sebagai elemen hidup

ilustrasi interior bohemian (pexels.com/PNW Production)

Interior bohemian chic hampir selalu menghadirkan tanaman hijau sebagai elemen penting. Tanaman gantung, monstera, atau palem kecil membantu menghadirkan kesan alami yang menyatu dengan dekorasi. Kehadiran tanaman memberi energi segar yang kontras dengan tekstur dan warna hangat di sekitarnya.

Selain mempercantik ruangan, tanaman juga membantu menciptakan suasana yang lebih rileks. Pot keramik atau anyaman rotan semakin memperkuat estetika alami. Elemen hijau ini menjadi penyeimbang visual yang membuat ruang terasa lebih seimbang dan hidup.

5. Furnitur vintage yang penuh karakter

ilustrasi furnitur vintage (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Furnitur bergaya vintage menjadi pelengkap utama dalam konsep ini. Kursi kayu ukir, meja rendah, atau lemari dengan detail klasik memberi sentuhan nostalgia yang hangat. Karakter furnitur ini menambah kedalaman visual sekaligus memperkuat identitas ruang.

Penggunaan furnitur lama yang dipadukan dengan elemen modern menciptakan harmoni unik. Konsep ini memberi kesan bahwa ruang berkembang secara alami, bukan hasil desain yang terlalu kaku. Perpaduan tersebut membuat interior terasa berkarakter kuat dan tetap nyaman untuk aktivitas sehari-hari.

Gaya bohemian chic adalah tentang keberanian berekspresi dan kebebasan dalam memadukan elemen. Setiap detail memberi ruang untuk personalisasi yang autentik dan berjiwa seni. Interior ini bukan sekadar tren, tapi representasi karakter yang kuat dan hangat. Dengan komposisi yang tepat, ruang tinggal bisa berubah menjadi tempat yang penuh cerita dan inspirasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian