Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jadwal Puasa Syawal 2026, Kapan Mulai dan Batas Akhirnya?
Ilustrasi buka puasa (pexels.com/michael burrows)
  • Puasa Syawal adalah ibadah sunah enam hari di bulan ke-10 Hijriah setelah Idul Fitri, dengan pahala setara puasa setahun penuh bila dilakukan usai Ramadan.
  • Pada 2026, 1 Syawal 1447 H jatuh Sabtu, 21 Maret; puasa dimulai Minggu, 22 Maret hingga paling lambat 18 April, dengan waktu utama 22–27 Maret.
  • Puasa Syawal menyempurnakan amalan Ramadan, menunjukkan ketakwaan berkelanjutan, serta membantu detoksifikasi tubuh dan menstabilkan kadar gula serta kolesterol pasca-Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menentukan jadwal ibadah pasca-Lebaran menjadi agenda penting bagi umat Muslim yang ingin menyempurnakan pahala Ramadan dengan puasa sunah enam hari. Meski begitu, mungkin masih banyak di antara kamu yang bingung menentukan jadwal puasa syawal 2026.

Untuk menjawab pertanyaan kapan jadwal puasa Syawal 2026 dimulai, kamu harus memahami ketentuan serta keutamaan menjalankan ibadah sunah ini. Berikut penjelasan lengkapnya untukmu!

1. Apa itu puasa Syawal?

Ilustrasi kumpul keluarga (pexels.com/alfatahbilalafdam)

Puasa Syawal merupakan ibadah sunah yang dilaksanakan selama enam hari di bulan ke-10 Hijriah, tepat setelah umat Islam merayakan Idul Fitri. Keistimewaan ibadah ini ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa balasannya setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh jika dilakukan setelah Ramadan.

Ibadah ini merupakan bentuk syukur atas kemenangan spiritual yang telah diraih selama satu bulan penuh. Selain nilai pahalanya yang besar, puasa Syawal menjadi indikator bahwa kualitas ketakwaan seseorang tetap terjaga meski bulan suci telah berlalu.

2. Jadwal puasa Syawal 2026

ilustrasi puasa (pexels.com/Monstera Production)

Berdasarkan penetapan pemerintah, 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Namun, perlu diingat bahwa umat Islam dilarang keras (haram) untuk berpuasa tepat pada Hari Raya Idul Fitri tersebut.

Berikut adalah rincian jadwal pelaksanaan puasa Syawal 2026:

  • Awal pelaksanaan: Minggu, 22 Maret 2026 (2 Syawal 1447 H)

  • Waktu paling utama: dilakukan secara berturut-turut mulai tanggal 2 hingga 7 Syawal (22-27 Maret 2026)

  • Batas akhir: kamu tetap bisa melaksanakannya secara terpisah atau selang-seling hingga akhir bulan Syawal, yang diperkirakan jatuh pada tanggal 18 April 2026.

3. Keutamaan menjalankan puasa Syawal

Ilustrasi buka puasa (pexels.com/michael burrows)

Melaksanakan puasa Syawal memiliki kedudukan yang sangat mulia sebagai penyempurna amalan wajib yang mungkin kurang maksimal selama Ramadan lalu. Melansir laman NU Online, ibadah ini menunjukkan kecintaan seorang hamba yang tidak pernah putus dalam mengabdi kepada Allah SWT.

Secara kesehatan, menjalankan puasa enam hari setelah Lebaran sangat efektif untuk membantu proses detoksifikasi tubuh dari hidangan berlemak khas hari raya. Hal ini membantu menstabilkan kembali kadar gula darah dan kolesterol yang biasanya meningkat drastis saat momen makan besar bersama keluarga.

4. Tata cara pelaksanaan puasa Syawal

Ilustrasi puasa (pexels.com/cottonbro studio)

Pelaksanaan puasa ini sama seperti puasa pada umumnya, yaitu menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Niat puasa Syawal boleh dilakukan pada pagi hari jika kamu lupa melafazkannya di malam hari, asalkan belum mengonsumsi makanan apa pun.

Bagi kamu yang masih memiliki utang puasa Ramadan, para ulama menyarankan untuk menuntaskan qadha puasa terlebih dahulu demi memenuhi kewajiban yang utama. Namun, jika khawatir waktu Syawal akan habis, diperbolehkan mengambil keutamaan puasa sunah ini terlebih dahulu agar momentum pahalanya tidak terlewatkan.

Itu dia penjelasan terkait jadwal puasa syawal 2026 yang bisa dilaksanakan sehari setelah Hari Raya Idul Fitri. Semoga informasinya bisa membuatmu lebih mantap dalam menjalankan ibadah sunah ini!

Editorial Team