Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jangan Selalu Ditahan, Ini 6 Cara Meluapkan Emosi dengan Sehat
unsplash.com/Olia Nadya

Emosi merupakan hal umum yang dirasakan manusia atas apa yang menimpanya. Emosi bisa berbentuk positif dan negatif, yang juga memengaruhi tindakan orang tersebut. Saat sedang emosi, kita akan merasakan adanya kelebihan energi dalam diri yang perlu dilampiaskan.

Sayangnya, tak jarang saat bertindak ketika sedang mengalami emosi negatif, kita langsung merasa bersalah setelahnya. Untuk itu, kamu perlu membiasakan meluapkan emosi dengan cara yang sehat. Dengan begitu, kamu akan mampu menyalurkan energi yang membuatmu jadi lebih tenang sekaligus terhindar dari perbuatan buruk yang akan membuatmu menyesal nantinya.

Lalu bagaimanakah cara meluapkan emosi secara sehat?

1. Menulis

unsplash.com/NeONBRAND

Menulis dapat membantu menjernihkan pikiranmu dengan mencurahkan apa yang ada di dalam otakmu. Selain itu, menulis memungkinkan kamu merenungkan apa yang kamu rasakan dalam situasi yang memicu emosi tersebut. Sebagian orang senang merobek-robek kertas setelah mereka menulis sebagai cara untuk mengeluarkan rasa frustrasi, dan kamu juga bisa meniru hal ini untuk melampiaskan emosi.

2. Latihan intens

unsplash.com/Jonathan Borba

Jika kamu merasa kesal, kamu mungkin perlu melakukan aktivitas fisik untuk mengeluarkannya. Mungkin akan terasa sulit untuk memotivasi diri sendiri melakukan aktivitas fisik saat sedang emosi, tetapi jika kamu bisa melakukannya, ini bisa membantu melampiaskan kemarahan dan rasa frustrasi serta memberikan keuntungan untuk kesehatanmu.

Latihan intens bermanfaat untuk meningkatkan detak jantung dan melancarkan aliran darah. Bahan kimia yang dikeluarkan tubuh selama latihan kebugaran juga sangat bermanfaat dalam menenangkan tubuh dan jiwa.

3. Membaca

Unsplash.com/Austin Distel

Terkadang cara terbaik untuk menjernihkan pikiran adalah pergi dan menjauh dari rutinitas sehari-hari. Sayangnya, tidak semua orang bisa pergi berlibur kapan saja mereka membutuhkannya.

Sebagai solusi, bacalah buku favoritmu. Membaca memungkinkan kamu untuk melepaskan diri dari kehidupan selama beberapa jam dan juga cenderung memberi perspektif baru tentang berbagai hal. Selain itu, mudah untuk menemukan bacaan yang relevan dengan apa saja yang tengah kamu alami, sehingga kemungkinan besar kamu bisa mendapatkan nasihat dan solusi yang kamu butuhkanl.

4. Cari teman bicara

Unsplas.com/Beakoof.com Official

Dua kepala lebih baik daripada satu dalam mencari solusi untuk masalah. Dua kepala juga lebih baik daripada satu dalam menghadapi stres. Jika kamu mengalami waktu yang sulit atau bahkan perlu melampiaskan emosi, cobalah hubungi teman yang bisa kamu andalkan untuk diskusi.

Seringkali, mengetahui bahwa ada orang yang peduli dan ada untukmu, membuat kamu merasa memiliki dukungan dan membantumu melewati masa-masa yang paling sulit, termasuk dalam memperbaiki emosi.

5. Membuat karya

unsplash.com/Daria Tumanova

Kamu juga bisa menyalurkan energi saat merasa emosi untuk menciptakan sesuatu yang indah. Pablo Solomon adalah seniman yang membenturkan batu dengan palu dan pahat untuk melepaskan ketegangannya. Ini juga membuatnya terbiasa menggunakan rasa frustrasi sebagai salah satu waktu paling produktifnya.

6. Meditasi

unsplash.com/Omid Armin

Kadang kala, kesibukan dan segala tekanan dalam hidup membuat kita lupa apa artinya hidup. Nah, bermeditasi memungkinkan kita menjernihkan pikiran dengan cara yang sangat efisien. Ditambah, terbiasa melampiaskan emosi dengan meditasi akan mengurangi kemungkinan terjadinya masalah pada jiwa jika suatu saat kamu mengalami fluktuasi emosi lagi.

Meluapkan emosi dengan cara negatif memang hanya akan merugikan diri sendiri dan membuatmu menyesal nantinya. Tapi, terus menerus menahan emosi juga tidak baik bagi kesehatan jiwa. Untuk itu, biasakan meluapkan emosi dengan cara positif seperti di atas agar kamu mendapatkan ketenangan jiwa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorEka Ami