ilustrasi pria gelisah (Unsplash.com/matthieudixte)
Keduanya sama buruknya. Kalau keputusanmu cuma mementingkan diri sendiri, hubungan baikmu dengan begitu banyak orang akan terancam. Meski sekarang kamu merasa diuntungkan dengan keputusan itu, kelak kamu akan sadar betapa menyedihkannya ditinggalkan semua orang.
Sebaliknya, keputusan yang didasari keinginan untuk menyenangkan orang lain juga gak baik. Kamu gak lagi mempertimbangkan dengan matang apakah keputusan itu benar atau salah, yang penting mayoritas orang di sekitarmu senang. Kamu bahkan sampai selalu mengorbankan kepentinganmu sendiri.
Bukan begitu cara membuat keputusan yang baik. Jika keputusan itu akan memengaruhi banyak orang, ambillah jalan tengah agar keputusanmu tetap mewakili suaramu sendiri sekaligus suara orang-orang di sekitarmu.
Tepat atau tidaknya keputusan yang telah diambil memang hanya bisa dibuktikan seiring berjalannya waktu. Maka berpikirlah lebih panjang sebelum memutuskan apa pun. Makin krusial keputusan yang akan diambil, makin kamu harus berhati-hati.