Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi berdoa (unsplash.com/Photo by Aldin Nasrun)
Ilustrasi berdoa (unsplash.com/Photo by Aldin Nasrun)

Intinya sih...

  • Syakban adalah bulan persiapan spiritual menjelang Ramadan

  • Rasulullah SAW memperbanyak puasa sunah pada bulan ini

  • Keutamaan bulan Syakban dalam Islam

    • Bulan diangkatnya amalan manusia kepada Allah SWT

  • Malam Nisfu Syakban, Allah menurunkan rahmat dan ampunan-Nya

  • Amalan yang dilakukan saat bulan Syakban

    • Memperbanyak puasa sunah, selawat kepada Nabi, doa dan istighfar

  • Bersedekah dan berbagi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Berdasarkan kalender Hijriah, 1 Syakban 1447 H diperkirakan jatuh pada 20 Januari 2026. Syakban merupakan bulan ke-8 dalam penanggalan Islam yang berada di antara bulan Rajab dan Ramadan, serta memiliki keistimewaan tersendiri bagi umat Islam.

Pada bulan ini, amal perbuatan manusia dilaporkan kepada Allah SWT. Selain itu, terdapat malam penuh ampunan yang dikenal sebagai Nisfu Syakban yang jatuh pada pertengahan bulan. Syakban juga menjadi kesempatan terakhir bagi umat Islam untuk menunaikan utang puasa Ramadan dari tahun sebelumnya sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Melalui artikel ini, kita akan membahas arti bulan Syakban serta berbagai amalan yang dapat dikerjakan selama bulan tersebut. Yuk, simak penjelasannya!

1. Arti bulan Syakban dalam Islam

ilustrasi sholat (pexels.com/Alena Darmel)

Arti bulan Syakban dalam Islam sangat berkaitan dengan perjalanan spiritual umat Islam menjelang bulan Ramadan. Syakban adalah bulan yang terletak di antara bulan Rajab dan bulan Ramadan dalam kalendar Hijriah. Dalam bahasa Arab, “Syakban” berasal dari kata “Syi’b” yang berarti terpisah atau terputus.

Bulan Syakban meskipun tidak termasuk bulan yang wajib dilaksanakan ibadah tertentu, namun tetap memiliki keutamaan dan peran penting dalam mempersiapkan diri untuk mejalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Rasulullah SAW sendiri memberikan perhatian khusus pada bulan Syakban dengan memperbanyak puasa sunah pada bulan ini. 

2. Keutamaan bulan Syakban dalam Islam

ilustrasi melaksanakan sholat di masjid (freepik.com/rawpixel.com)

Salah satu alasan pentingnya memahami makna bulan Syakban dalam Islam adalah bulan ini sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, khususnya puasa sunah. Berbagai keutamaan dapat diraih oleh umat Islam yang meningkatkan amal ibadah selama bulan ini.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pada bulan Syakban, amalan manusia diangkat kepada Allah SWT. Selain itu, pada malam Nisfu Syakban, Allah SWT menurunkan rahmat dan ampunan-Nya kepada hamba-hamba yang memohon ampun dengan sungguh-sungguh.

3. Amalan yang dilakukan saat bulan Syakban

ilustrasi sholat berjamaah (pexels.com/Mohammed Alim)

Bulan Syakban dalam Islam merupakan bulan yang memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan mempersiapkan hati untuk menyambut bulan Ramadan dengan lebih baik. Berikut beberapa amalan yang bisa kamu lakukan selama bulan Syakban:

  • Memperbanyak puasa sunah

Selain menjadi waktu diangkatnya amal perbuatan, bulan Syakban juga dikenal sebagai bulan ketika Rasulullah SAW paling sering menjalankan puasa sunah setelah Ramadan. Para ulama pun menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak puasa sunah di bulan ini, khususnya pada hari Senin dan Kamis.

  • Memperbanyak selawat kepada Nabi

Syakban juga disebut sebagai bulan turunnya perintah untuk berselawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan memperbanyak selawat, umat Islam dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus berharap memperoleh syafaatnya di hari kiamat.

  • Memperbanyak doa dan istighfar

Memanjatkan doa serta memperbanyak istighfar sangat dianjurkan karena bulan Syakban merupakan bulan penuh rahmat dan keberkahan. Melalui istighfar, umat Islam diajak untuk membersihkan diri dan memohon ampun atas segala dosa.

  • Bersedekah dan berbagi kepada sesama

Amalan sedekah tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga menjadi tabungan pahala bagi yang menunaikannya. Terlebih di bulan Syakban, ketika seluruh amal perbuatan diangkat kepada Allah SWT, bersedekah menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan.

  • Membaca dan merenungkan Al-Qur’an

Bulan Syakban juga dikenal sebagai Syahrul Qurra’, yaitu bulan para pembaca Al-Qur’an. Para ulama salaf terdahulu meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an sebagai persiapan menyambut Ramadan. Selain menenangkan hati, membaca dan merenungkan Al-Qur’an juga mendatangkan pahala yang berlipat ganda.

Demikian penjelasan mengenai bulan Syakban beserta berbagai amalan yang dapat dilakukan untuk memperbanyak pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga bermanfaat!

Editorial Team