Doomscrolling sering terjadi tanpa terasa karena terlihat seperti kebiasaan scrolling biasa dalam penggunaan ponsel sehari-hari. Kamu merasa hanya ingin update info, tetapi akhirnya tenggelam di deretan berita buruk yang terus bermunculan di berbagai media digital. Semakin dibaca, semakin sulit berhenti karena otak terus mencari lanjutan, detail tambahan, dan konteks baru yang terasa penting.
Masalahnya, pemicunya sering bukan hal besar, melainkan kebiasaan kecil yang tampak sepele dan dilakukan berulang tanpa disadari. Pola ini dilakukan berulang sampai menjadi refleks otomatis setiap kali memegang ponsel di berbagai situasi santai. Supaya lebih mudah mengenalinya, berikut beberapa kebiasaan kecil yang diam-diam membuat doomscrolling makin parah dan makin sulit dihentikan.
