Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Kegiatan sambil Mendinginkan Mesin Kendaraan saat Mudik dan Balik
ilustrasi memeriksa mobil (pexels.com/Sergey Meshkov)
  • Artikel menekankan pentingnya mengistirahatkan kendaraan saat mudik atau arus balik agar mesin tidak overheat dan perjalanan tetap aman.
  • Dijelaskan enam kegiatan bermanfaat selama pendinginan mesin, seperti makan-minum, tidur singkat, pijat, buang air dan salat, peregangan, hingga memeriksa kondisi kendaraan.
  • Tujuan utama kegiatan tersebut adalah menjaga kebugaran pengemudi serta memastikan kendaraan siap melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bawa kendaraan sendiri saat mudik atau arus balik nanti, harus lebih waspada. Apalagi perjalanannya sangat jauh dan mobil atau motor sudah berusia cukup tua. Kondisi mesinnya tentu beda dengan kendaraan keluaran terbaru.

Setiap jarak tertentu, mungkin kendaraanmu perlu diistirahatkan dengan cara berhenti beberapa waktu. Agar mesinnya tidak terlalu panas, timbul masalah di jalan. Repot sekali apabila mobil atau motor sampai mogok, bahkan keluar percikan api.

Pun lokasinya di tanjakan, turunan, atau jauh dari petugas yang berjaga. Kendala pada mesin bahkan dapat berakibat fatal bagi seluruh penumpang. Kamu bisa memanfaatkan rest area buat berhenti dengan aman. Sembari menunggu, ada enam kegiatan sambil mendinginkan mesin kendaraan saat mudik dan balik yang bisa kamu lakukan. Ide kegiatan ini bermanfaat agar kamu bugar kembali dan siap melanjutkan perjalanan.

1. Makan dan minum

ilustrasi makan di tengah perjalanan (pexels.com/ISRAEL FERNANDEZ)

Kalau kamu tidak berpuasa ketika menempuh perjalanan mudik, gunakan waktu istirahat kendaraan buat makan serta minum. Walaupun dirimu di posisi penumpang dapat melakukannya di dalam mobil, biasanya kurang nyaman. Kamu mau minum saja sampai tumpah-tumpah karena gerakan kendaraan.

Beberapa orang malah mual bila mengonsumsi makanan atau minuman dalam perjalanan. Mumpung mesin kendaraan sedang didinginkan, dirimu dapat makan serta minum sampai puas. Tentu jangan kekenyangan.

Sekadar cukup untuk menghilangkan lapar serta haus. Daripada nanti perut keroncongan selepas perjalanan dilanjutkan kembali. Demikian pula ketika arus balik. Kemungkinan besar kamu dan keluarga tak dalam keadaan berpuasa. Mau makan bekal atau jajan boleh saja.

2. Tidur

ilustrasi tidur di mobil (pexels.com/Мария Кашина)

Khususnya untukmu yang menyopiri kendaraan dan gak ada penggantinya. Bukan cuma motor atau mobil yang butuh diistirahatkan. Pengemudinya pun sama. Berbahaya sekali apabila kamu kelelahan atau mengantuk saat berkendara.

Terpenting, pastikan posisi tidur aman. Bila ada bangku atau tempat yang disediakan buat pemudik tidur, dirimu dapat memanfaatkannya. Amankan barang berharga dengan dititipkan ke keluargamu yang gak tidur.

Jika pun kamu hendak tidur di dalam mobil, terpenting kaca jendela dibuka. Jangan tidur di dalam mobil dengan AC menyala serta jendela tertutup. Tidur 30 menit sudah membuatmu lebih fresh. Kendaraan juga siap melanjutkan perjalanan.

3. Pijat

ilustrasi pijat (pexels.com/Yan Krukau)

Biasanya di rest area terdapat tempat pijat. Bisa pijat dengan alat seperti kursi pijat atau ada petugas pemijat. Manfaatkan layanan ini mumpung kamu berhenti cukup lama.

Setelah dirimu menempuh perjalanan sekian jam dan duduk dengan posisi yang sama, pasti tubuh terasa pegal-pegal. Pijat akan membuat otot-otot kembali relaks. Bahkan sambil kamu dipijat, kamu bisa tidur sebentar.

Untuk pijat manual dengan petugas pemijat, sampaikan saja kekuatan tekanan yang diinginkan. Jangan sampai sehabis pijat, kamu malah merasa badanmu sakit semua. Nanti melanjutkan perjalanan terasa lebih menyiksa. Biasanya titik yang paling pegal ialah kaki, punggung, bahu, dan leher.

4. Buang air, membersihkan diri, dan salat

ilustrasi toilet (pexels.com/Hafidz Alifuddin)

Antrean toilet di rest area bisa sangat panjang di musim mudik dan arus balik. Kalau kamu tidak sambil mengistirahatkan kendaraan, pasti malas buat ikut mengantre. Padahal, menahan keinginan buang air kecil dan besar dalam waktu lama juga gak baik untuk kesehatan.

Sembari menunggu mesin kendaraan siap dipacu kembali, pergilah ke toilet. Selain untuk buang air, kamu juga dapat mencuci wajah biar segar. Apabila memungkinkan, dirimu bahkan bisa menumpang mandi.

Tentu kamu jangan lama-lama di toilet, ya. Kasihan orang-orang yang sudah gak tahan BAK atau BAB. Jangan lupa pula menunaikan salat kalau sudah masuk waktunya. Sekalipun salat lima waktu dapat dijamak dalam situasi tertentu, andai kamu dapat melaksanakannya seperti biasa, tentu lebih baik.

5. Peregangan dan jalan-jalan di sekitar

ilustrasi beristirahat dari berkendara (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Bila fasilitas pijat tidak ada dan kamu juga tidak mengantuk atau lapar, setidaknya lakukan peregangan. Sekujur tubuh pasti terasa tegang karena duduk lama di atas motor atau di dalam mobil. Senyaman apa pun kendaraannya, setelah perjalanan berjam-jam, tentu badan mulai kaku.

Lakukan peregangan dengan menggerakkan tangan ke atas kepala serta ke samping. Lalu ayunkan tubuh ke kiri dan kanan secara berulang. Juga lemaskan tangan serta kaki.

Asal kendaraan sudah terparkir dengan aman dan dikunci, dirimu pun dapat berjalan-jalan sebentar. Buat penyeimbang selepas kamu duduk terlalu lama. Namun, jangan jauh-jauh. Nanti malah rasa capek bertambah padahal perjalanan masih panjang.

6. Cek kondisi kendaraan dan muatan

ilustrasi memeriksa mobil (pexels.com/Esmihel Muhammed)

Bagian mesin memang sangat vital dalam kendaraan. Namun, bagian-bagian lain juga gak bisa diabaikan. Seperti ban, apakah ada tanda-tanda, salah satunya kurang angin? Kalau ya, jangan-jangan tadi sempat melindas sesuatu yang tajam lalu terjadi kebocoran.

Bila begitu, ban mesti dicek lebih lanjut dan ditambah angin. Lampu-lampu luar mobil atau motor juga wajib diperiksa. Jangan sampai ternyata ada yang mati. Dirimu main belok karena merasa sudah kasih tanda dengan lampu, ternyata malah lampunya tidak menyala dan berujung pada kecelakaan.

Barang-barang yang dibawa pun perlu diperiksa. Bila kamu naik motor, ikatannya boleh jadi kendur setelah perjalanan sekian jam. Atau ada barang yang berisi cairan. Walau kemasan sudah disiapkan sebaik mungkin sebelum berangkat, boleh jadi rusak dan bocor karena terguncang-guncang atau tertekan oleh barang lain.

Istirahatkan mesin kendaraanmu sesuai kebutuhannya. Jika waktu rehat terlalu sebentar, nanti di tengah jalan malah muncul masalah. Gak apa-apa dirimu berhenti lebih lama asalkan perjalanan aman dan selamat sampai tujuan. Nah, sembari menunggu, lakukan saja kegiatan sambil mendinginkan mesin kendaraan saat mudik dan balik, yuk!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team