Air mata, sebagai lambang kesedihan dan kehilangan, sering kali menjadi bagian tak terpisahkan dari proses berduka. Namun, dalam tradisi dan kebiasaan tertentu ada aturan yang menyarankan agar air mata tidak mengenai jenazah. Kenapa hal ini dianggap penting? Apakah ada makna spiritual atau praktis di balik larangan tersebut?
Dalam banyak budaya dan kepercayaan, salah satunya agama Islam, jenazah dianggap sebagai sesuatu yang perlu dihormati dengan cara tertentu. Ada beberapa pendapat yang menyebut bahwa air mata tidak boleh kena jenazah. Lantas, apakah hal tersebut benar adanya? Simak jawabannya di bawah!
