Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Philip Mulyana dalam Indonesia Summit 2025 di The Tribrata Dharmawangsa (28/8/2025). (IDN Times/Herka Yanis)
Philip Mulyana dalam Indonesia Summit 2025 di The Tribrata Dharmawangsa (28/8/2025). (IDN Times/Herka Yanis)

Intinya sih...

  • Belanja sebagai self reward sah-sah saja, tapi definisi self reward harus dipahami dengan benar.

  • Reward seharusnya merupakan apresiasi atas keberhasilan mencapai target tertentu, bukan hanya karena sudah bekerja selama sebulan.

  • Konferensi Indonesia Summit 2025 bertujuan membangun masa depan Indonesia dengan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Belanja sebagai bentuk self reward sebenarnya sah-sah saja. Namun, konsep self reward yang selama ini beredar, kerap kali melenceng dari makna sebenarnya. Pandangan tersebut dibagikan oleh finansial coach dan edukator keuangan Philip Mulyana dalam sesi Indonesia Summit 2025 di The Tribrata Dharmawangsa, pada Kamis (28/8/2025). Tepatnya, pada sesi Spend Wisely, Live Fully: The Frugal Formula for Financial Freedom.

Philip meluruskan, "Belanja untuk self reward salah atau benar? Benar, tapi definisi self reward-nya dulu (dipahami). Self reward bukan 'gue berhasil kerja selama satu bulan, gue harus dikasih reward,' (Bekerja sebulan) itu adalah normal'."

Definisi reward adalah apresiasi atas keberhasilan karena telah menaklukkan tantangan tertentu. Philip menegaskan, ketika kita berhasil mencapai target tertentu, yang membuat kita selangkah lebih dekat pada goal besar, maka kita layak untuk mendapatkan apresiasi. Inilah kebiasaan self reward yang dinilai lebih tepat, terutama untuk menjaga keuangan agar tetap stabil.

"Reward boleh, tapi harus challenge diri sendiri. Bukan berarti kalau sekarang udah kerja capek banget sebulan ini, kayaknya I deserve reward, bukan. Lu berhasil menjadi karyawan yang baik dalam satu bulan itu, gak patut di-reward," Philip memberi contoh.

Indonesia Summit 2025, khususnya sesi Visionary Leaders, merupakan sebuah konferensi independen yang diselenggarakan IDN Times untuk dan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence", bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh Nusantara.

Editorial Team