Tour Guide Dynasti Ara. (dok. Dynasti Ara)
Jakarta mungkin dikenal sebagai ibu kota yang padat, penuh hiruk-pikuk, dan kompleks. Namun bagi Ara, Jakarta menjadi rumah, ruang yang penuh cerita dan membentuk identitas dirinya. Dari banyaknya tempat yang pernah dikunjungi, Jakarta adalah kota paling berkesan untuknya.
"Kalau tempat yang berkesan pastinya di Jakarta, nomor satu. Jakarta itu menjadi tempat yang berkesan lagi-lagi karena mengenal kota sendiri, akhirnya termotivasi untuk lebih mengenalnya lagi. Jadi mau cari tahu nih tentang kemerdekaan Indonesia, mau cari tahu peristiwa apa yang pernah terjadi di Kota Tua. Itu motivasinya dari Jakarta sih yang membuat aku menabung, pokoknya harus cari di mana pun informasi tentang Indonesia, tentang Jakarta walaupun itu harus ke luar negeri. Jadi, menurut aku, Jakarta adalah kota yang dengan sebanyak ceritanya ini, tapi membuat aku lebih terkesan," ungkapnya.
Untuk menikmati keindahan Kota Jakarta, Ara menyarankan untuk memulai penjelajahan sejarah dari bagian utara, tepatnya di Pelabuhan Sunda Kelapa. Bukan tanpa sebab, pelabuhan tersebut justru menjadi lokasi yang membawa banyak perubahan bagi Batavia hingga kini menjadi Jakarta.
"Aku selalu kasih suggest ke orang-orang, khususnya turis mancanegara, kalau mau dan mencintai sejarah tentang Jakarta, pastinya datang dulu ke Pelabuhan Sunda Kelapa," katanya menerangkan cara memulai perjalanan yang menarik untuk menilik sejarah di Jakarta.
Ia melanjutkan, "Sebagai pelabuhan awal, adanya Jakarta ya dimulai dari Sunda Kelapa. Dari situ, bolehlah kita main ke Kota Tua untuk melihat bangunan yang pernah dibangun sama VOC dan pemerintah Belanda. Lalu, jalan lagi perkembangannya ke arah Monas. Ini lho yang diperjuangkan sama orang-orang kita ketika menjelang kemerdekaan sampai dengan kemerdekaan, kita punya landmark Monas."
Setelah menilik berbagai lokasi bersejarah dari bagian utara hingga ke Jakarta Pusat, petualangan untuk menjelajah Jakarta bisa dilanjutkan ke area SCBD sebagai sentral bisnis dan perekonomian, dan berakhir di Blok M, area yang kini banyak diminati oleh kawula muda.
"Maju lagi nanti ke arah Selatan, ini lho Sudirman dan wilayah SCBD. Tanpa mereka, perekonomian di Jakarta gak akan berputar. Pojoknya ya Blok M dan Kemang. Ini lho areanya kalau kamu mau cari hiburan di Jakarta, mau cari makanan di Jakarta, atau kamu mau cari tempat tinggal yang memang berdekatan dengan orang-orang asing dan ekspatriat tinggal, ya di sini, lho di Selatan Jakarta. Jadi, aku selalu memulai dari Utara ke arah Selatan sesuai dengan perkembangan kota," tuturnya.
Menariknya, ketertarikan anak muda akan sejarah Jakarta tumbuh semakin tinggi. Ara melihat tren positif di kalangan anak muda yang semakin sadar untuk mempelajari kisah bersejarah di balik setiap tempat semakin meningkat.
Bicara soal awareness di kalangan anak muda, Ara menerangkan, "Jadi, anak-anak yang sekarang, mereka lebih aware sih akan sejarah dan aku suka itu karena lagi-lagi ini adalah cara kita bagaimana menyampaikannya biar mereka lebih excited dan ternyata berhasil, jadi banyak yang suka. Berarti mereka juga berupaya untuk menyukai Jakarta dengan cara yang lain gitu."