Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi interior ruang tamu japandi
ilustrasi interior ruang tamu japandi (unsplash.com/Clay Banks)

Intinya sih...

  • Palet warna netral menciptakan kesan luas dan terang tanpa lelahkan mata.

  • Furnitur rendah dengan desain sederhana membantu menciptakan ruang visual yang lebih terbuka.

  • Material alami seperti kayu, rotan, linen, dan katun memberi sentuhan hangat yang mengimbangi kesederhanaan desain.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Konsep Japandi semakin populer karena mampu memadukan kesederhanaan khas Jepang dengan kehangatan gaya Skandinavia. Perpaduan dua budaya ini menghasilkan ruang yang terasa bersih, hangat, dan tetap fungsional. Ruang tamu dengan sentuhan Japandi sering menghadirkan suasana yang lapang tanpa terasa kosong atau kaku.

Gaya ini menekankan keseimbangan antara estetika dan fungsi, sehingga setiap elemen punya peran yang jelas. Gak ada sudut yang terasa berlebihan, tapi juga gak terasa hambar. Japandi menghadirkan harmoni visual lewat warna netral, tekstur alami, dan tata ruang yang rapi. Yuk, eksplor lima konsep Japandi yang bisa membuat ruang tamu terasa lebih lega dan menenangkan!

1. Palet warna netral yang lembut dan harmonis

ilustrasi interior japandi modern (unsplash.com/Lisa Anna)

Palet warna dalam konsep Japandi identik dengan nuansa netral seperti krem, putih hangat, abu muda, dan cokelat kayu. Warna-warna ini memberi kesan luas karena memantulkan cahaya secara lembut dan merata. Suasana ruang tamu terasa lebih terang tanpa kesan mencolok.

Selain memberi kesan lapang, warna netral juga membantu pikiran terasa lebih tenang. Nuansa ini selaras dengan prinsip minimalism yang menekankan kesederhanaan dan kejernihan visual. Dengan palet yang konsisten, ruang tamu terasa lebih terstruktur dan gak melelahkan mata.

2. Furnitur rendah dengan desain sederhana

ilustrasi interior japandi modern (unsplash.com/Alex Tyson)

Furnitur dalam konsep Japandi biasanya memiliki tinggi yang relatif rendah dan bentuk yang simpel. Sofa dengan kaki kayu ramping, meja kopi datar, serta rak terbuka minimalis menjadi ciri khas yang kuat. Desain ini menciptakan ruang visual yang lebih terbuka dan tidak terasa penuh.

Pendekatan ini juga sejalan dengan filosofi Jepang yang menghargai kedekatan dengan lantai dan keseimbangan ruang. Bentuk furnitur yang bersih tanpa detail rumit membantu menjaga kesan rapi. Dengan komposisi yang tepat, ruang tamu terasa luas meski ukuran sebenarnya terbatas.

3. Material alami yang memberi kehangatan

ilustrasi interior japandi modern (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

Japandi sangat mengandalkan material alami seperti kayu, rotan, linen, dan katun. Tekstur alami ini memberi sentuhan hangat yang mengimbangi kesederhanaan desain. Kombinasi material tersebut menghadirkan suasana yang terasa akrab dan membumi.

Kayu dengan serat alami memberi dimensi visual tanpa perlu dekorasi berlebihan. Sentuhan tekstil lembut seperti bantal linen atau karpet bertekstur membantu menciptakan suasana yang nyaman. Material alami membuat ruang tamu terasa hidup tanpa kehilangan kesan tenang.

4. Tata ruang lapang tanpa dekorasi berlebihan

ilustrasi interior japandi modern (unsplash.com/Lisa Anna)

Konsep Japandi menghindari dekorasi yang terlalu ramai. Setiap elemen dipilih dengan pertimbangan fungsi dan estetika yang seimbang. Ruang kosong atau negative space justru menjadi bagian penting dalam menciptakan kesan lega.

Dengan mengurangi elemen yang gak perlu, perhatian tertuju pada kualitas, bukan kuantitas. Pendekatan ini memberi ruang bagi cahaya dan sirkulasi udara untuk bergerak bebas. Hasilnya, ruang tamu terasa lebih ringan dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari.

5. Pencahayaan lembut yang menenangkan suasana

ilustrasi interior japandi modern (unsplash.com/Alex Tyson)

Pencahayaan dalam Japandi biasanya bersifat hangat dan lembut. Lampu dengan warna cahaya warm white sering dipilih untuk menciptakan atmosfer yang intim dan rileks. Cahaya alami dari jendela besar juga dimaksimalkan untuk memperkuat kesan lapang.

Lampu meja dengan desain sederhana atau lampu gantung berbentuk organik menjadi elemen yang mendukung estetika keseluruhan. Pencahayaan yang tepat membantu menonjolkan tekstur kayu dan kain secara halus. Suasana ruang tamu pun terasa lebih damai dan nyaman untuk bersantai.

Konsep Japandi bukan sekadar tren desain, tapi refleksi gaya hidup yang menghargai kesederhanaan dan keseimbangan. Dengan palet netral, furnitur rendah, material alami, tata ruang lega, dan pencahayaan lembut, ruang tamu bisa terasa lebih lapang dan menenangkan. Setiap elemen bekerja bersama untuk menciptakan harmoni visual yang gak berlebihan. Ruang yang tertata dengan konsep Japandi menghadirkan ketenangan yang relevan di tengah ritme hidup modern yang serba cepat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian