Ilustrasi memelihara kucing (pexels.com/Nam Phong Bùi)
Beberapa penelitian terbaru juga menemukan hubungan antara kepemilikan kucing dan kesehatan mental jangka panjang. Studi longitudinal di Jepang menemukan bahwa kepemilikan hewan seperti kucing dan anjing berkaitan dengan kesejahteraan mental remaja yang lebih baik.
Sementara itu, penelitian lain yang dikutip The Guardian menunjukkan bahwa memiliki kucing dapat membantu memperlambat penurunan fungsi verbal pada usia lanjut. Peneliti menduga hubungan emosional, rutinitas harian, dan stimulasi sosial dari hewan peliharaan membantu menjaga fungsi otak tetap aktif.
"Kepemilikan hewan peliharaan telah dikaitkan dengan pengaruh positif pada fungsi kognitif dan penurunan kognitif di usia lanjut,” kata Adriana Rostekova, seorang peneliti dan penulis utama artikel yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports.
Di mata sebagian orang, kucing mungkin hanya hewan kecil yang suka tidur, makan, lalu berlarian di rumah. Namun bagi banyak pemiliknya, kucing adalah teman yang membantu mereka bertahan melewati hari-hari berat. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang merasa bahwa kucing bukan sekadar peliharaan, melainkan bagian dari emotional support system dalam hidup mereka.