Menjaga konsistensi dalam belajar sering kali terasa jauh lebih sulit dibandingkan sekadar memulai. Banyak orang sudah punya niat kuat, jadwal rapi, bahkan target jelas, tetapi tetap berhenti di tengah jalan. Masalahnya bukan pada kemampuan, melainkan pada cara mempertahankan ritme belajar secara realistis.
Di tengah distraksi digital, tuntutan akademik, dan tekanan sosial, konsistensi menjadi tantangan yang nyata. Tanpa strategi yang tepat, semangat belajar mudah naik turun dan akhirnya terhenti. Oleh karena itu, memahami langkah efektif menjaga konsistensi belajar menjadi kunci penting agar proses belajar berjalan berkelanjutan.
