Ramadan selalu hadir sebagai momen refleksi, pengendalian diri, dan penguatan spiritual. Namun di era serba online seperti sekarang, tantangan terbesar justru datang dari layar yang hampir tak pernah lepas dari genggaman. Notifikasi tanpa henti, scrolling media sosial, hingga kebiasaan membuka timeline tanpa tujuan sering menyita fokus yang seharusnya terarah pada ibadah.
Digital detox selama Ramadan bukan berarti anti teknologi, tapi soal mengelola paparan agar hati lebih tenang. Ketika intensitas distraksi menurun, ruang batin terasa lebih lapang dan konsentrasi saat ibadah meningkat. Ramadan adalah waktu terbaik untuk melatih kontrol diri, termasuk terhadap konsumsi digital. Yuk, coba beberapa life hack sederhana ini supaya Ramadan terasa lebih khusyuk dan bermakna!
