Di tengah ritme hidup yang serba cepat, notifikasi yang tak pernah berhenti, dan tuntutan produktivitas yang terus menekan, manusia modern sering kali lupa untuk berhenti. Kita berlari dari satu target ke target lain tanpa sempat bertanya. Bahkan lupa ke mana sebenarnya arah hidup ini.
Di sinilah Ramadan hadir bukan sekadar sebagai bulan ibadah, tetapi sebagai ruang jeda ruang untuk menarik napas, menenangkan hati, dan menata ulang makna hidup. Terdapat lima makna Ramadan sebagai ruang jeda di tengah hiruk-pikuk dunia. Mari kita memaknai kehadiran Ramadan secara bijaksana.
