Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Tips Mengatasi Kesepian di Kos saat Ramadan
ilustrasi kesepian saat ramadan (unsplash.com/Edu Grande)

  • Anak kos merasakan kesepian saat Ramadan karena terpisah dari keluarga

  • Mengatasi kesepian dengan berbuka puasa bersama teman, ngabuburit produktif, dan membangun rutinitas ibadah yang lebih baik

  • Atur komunikasi dengan keluarga dan hindari rasa iri melihat kebersamaan orang lain di media sosial

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ramadan biasanya identik dengan suasana hangat dan kebersamaan di rumah. Mulai dari sahur, beribadah, sampai dengan berbuka yang dilakukan bersama keluarga. Namun, bagaimana dengan anak kos yang terpaksa merantau karena berbagai kebutuhan?

Suasana Ramadan bagi anak kos mungkin akan terasa sepi dan berbeda. Perasaan rindu dan iri terhadap kebersamaan orang lain pasti dirasakan. Bukan berarti tidak bersyukur dan senang menyambut Ramadan, tetapi memang ada perasaan tidak lengkap yang sebelumnya bisa dilakukan bersama dengan keluarga.

Jika kamu merasakan kesepian yang serupa, tenang saja, kamu tidak sendirian. Untuk mengatasi kesepian di kos saat Ramadan, kamu bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Jangan sahur dan buka dalam keadaan diam total

ilustrasi buka puasa (unsplash.com/Farhad Ibrahimzade)

Saat kamu merantau dan menjadi anak kos, sudah sepatutnya kamu siap untuk hidup mandiri. Kesendirian seakan menjadi tantangan yang kamu hadapi ketika memutuskan untuk merantau demi pendidikan atau karier.

Ramadan menjadi masa yang akan membuat rasa sepimu semakin terasa. Apalagi saat sahur dan berbuka puasa yang berbeda dengan suasana di rumah. Kamu akan teringat bagaimana hangatnya berkumpul bersama keluarga.

Rasa sepi saat sahur dan berbuka puasa bisa diatasi dengan berbagai hal yang akan membuatmu tidak terlalu sendirian. Kamu bisa menonton kajian Islam saat sahur, acara keluarga yang biasanya ditonton di rumah, atau bahkan menelepon keluarga. Hindari membuat suasana yang terlalu sepi tanpa adanya hiburan.

2. Ikut buka puasa bersama dengan teman

ilustrasi buka puasa bersama (unsplash.com/Spencer Davis)

Biasanya akan ada banyak tawaran berbuka bersama dari teman-teman. Kamu bisa mengikuti buka bersama dengan teman terdekatmu agar bisa merasakan kehangatan Ramadan dan tidak selalu sendiri.

Pilihlah acara buka bersama yang tepat dan tidak semua jadwal kamu ikuti. Prioritaskan berbuka puasa dengan orang terdekat karena akan memberikan rasa yang lebih hangat. Jangan lupakan juga untuk beribadah tepat waktu saat berada di luar dan tidak mengabaikannya.

3. Ngabuburit dengan cara yang produktif dan menyenangkan

ilustrasi membaca buku (unsplash.com/Matias North)

Menunggu buka puasa menjadi hal yang ditunggu-tunggu sekaligus bisa membuatmu tidak sabar menunggu jam. Waktu menunggu buka puasa inilah yang disebut ngabuburit dan biasanya sudah bisa dimulai setelah salat asar.

Sebagai anak kos, kamu juga bisa ngabuburit dengan banyak kegiatan produktif dan menyenangkan selain keluar kamar. Kamu bisa membaca buku, menonton film, atau bahkan merapikan kamar kos. Melakukan kegiatan menyenangkan saat ngabuburit akan membuatmu sedikit melupakan rasa lapar menunggu buka puasa.

4. Membangun rutinitas ibadah yang lebih baik

ilustrasi membaca alquran (unsplash.com/Indra Projects)

Ramadan menjadi momen yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah. Kamu juga bisa membuat suasana Ramadan yang lebih baik dengan meningkatkan intensitas ibadah, seperti memperbanyak salat sunah, mengaji, dan mendengar kajian.

Kamu bisa membuat jadwal khusus untuk meningkatkan ibadahmu. Selain itu, buatlah suasana kamar kos yang lebih khidmat dengan sering memutar kajian atau murottal. Suasana kamar yang mendukung tentunya akan membuatmu lebih semangat dalam beribadah.

5. Atur komunikasi dengan orang terdekat melalui telepon

ilustrasi video call (unsplash.com/Ben Collins)

Kesepian saat Ramadan menjadi hal yang wajar untuk anak kos. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengatur jadwal khusus untuk berkomunikasi dengan keluarga. Kamu dan keluarga bisa menelepon atau video call saat sahur, buka puasa, atau setelah salat tarawih. Tetap terhubung meskipun berjauhan menjadi solusi yang tepat apabila kamu merasa kesepian selama di kos.

6. Hindari rasa iri melihat kebersamaan orang lain saat Ramadan

ilustrasi melihat kebersamaan orang lain (unsplash.com/Plann)

Rasa iri melihat kebersamaan keluarga orang lain saat Ramadan juga biasanya terjadi pada anak kos. Sering scrolling media sosial akan membuatmu melihat unggahan teman yang melakukan Ramadan bersama dengan keluarganya.

Kurangi rasa iri dengan tidak terlalu banyak scrolling media sosial. Lakukan hal lain yang akan membuatmu teralihkan dari rasa iri dan fokus pada ibadah selama bulan Ramadan.

Mengatasi sepi saat Ramadan sebagai anak kos memang tidak mudah. Apalagi jika kamu menjalani tahun pertama jauh dari keluarga yang pasti akan membuat rasa rindu yang memuncak.

Kesepian dan kerinduan tersebut menjadi perasaan yang sangat wajar saat kamu tinggal sendiri. Meski begitu, kamu bisa menggunakan cara mengatasi kesepian di kos saat Ramadan, kok. Buatlah suasana Ramadan di tanah rantau tetap menyenangkan dan tidak membuatmu selalu merasa sendirian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team