Bulan Ramadan bukan sekadar pergantian waktu dalam kalender hijriah. Tapi merupakan ruang sunyi yang dihadirkan setiap tahun untuk menata ulang hati, pikiran, dan arah hidup. Dalam suasana sahur yang hening, siang yang menahan, hingga malam yang dipenuhi doa, ada banyak momentum refleksi yang bisa kita tangkap.
Ramadan seakan menjadi jeda dari riuhnya rutinitas. Pastinya agar kita mampu melihat diri sendiri dengan lebih jernih. Setidaknya, terdapat lima momentum refleksi yang selalu hadir di bulan Ramadan. Saatnya merenungkan kembali.
