Aurelie Moeremans menulis memoar pertamanya berjudul, Broken Strings. Kisah yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadinya tersebut, salah satunya menceritakan hubungan toxic serta relasi kuasa yang dialami oleh Aureli semasa belia dengan seseorang yang disebut "Bobby".
Aurelie menuturkan alasannya catatan non fiksi berisi pengalaman personal sebagai korban child grooming. Melalui catatan yang dirilis dalam versi bahasa Inggris dan Indonesia ini, ia berharap akan ada lebih banyak perempuan yang dapat terhindar dari jerat hubungan serupa dirinya.
Ia ingin ada lebih banyak anak dan perempuan yang 'terselamatkan' dari relasi kuasa dan kekerasan seksual, sebagaimana dulu ia pernah terjebak dalam konflik semacam itu. Memoar yang dirangkum dalam 220 lembar ini, diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi pembaca. Selain itu, pemain film "Story of Kale" ini juga berharap agar penyintas dapat keluar dari permasalahan toxic relationship, child grooming, sexual abusive dan lain sebagainya.
"Dan kalau cerita ini bisa sedikit aja nemenin kalian, bikin ngerasa dipahami, atau gak sendirian, itu udah lebih dari cukup buat aku," tuturnya dalam broadcast channel instagram pribadinya.
Aurelie berupaya untuk meng-encourage lebih banyak anak muda, perempuan, dan penyintas untuk terlepas dari jerat relasi kuasa dan hubungan manipulatif. Tanpa bermaksud menghakimi pihak mana pun, buku ini diharap dapat 'membersamai' dan menggerakkan, lebih memahami dirinya. Inilah beberapa pelajaran berharga yang akan didapatkan setelah membaca buku Broken Strings karya Aurelie
