ilustrasi seorang pria (pexels.com/Brett Sayles)
Siapa bilang keberhasilan berkali-kali selalu menyenangkan? Memang banyak senangnya, tapi kadang juga menjadi teror bagimu. Tak seperti ketika kamu masih lebih sering gagal ketimbang berhasil, kini dirimu menjadi terlalu takut dengan kemungkinan gagal.
Kamu mencemaskan reaksi orang-orang melihat penurunan pencapaianmu. Apakah mereka akan mengejekmu? Apakah satu kegagalan itu bakal menghapus ingatan orang-orang tentang banyaknya keberhasilan yang pernah kamu raih?
Jika dilihat-lihat, sumber ketakutanmu akan kegagalan lebih banyak berkaitan dengan respons orang lain. Untuk mengatasinya, dirimu perlu lebih mengenal orang-orang di sekitarmu. Boleh jadi sifat mereka tak seperti dugaanmu.
Keberhasilanmu bikin mereka ikut senang, tapi kegagalanmu pun tidak lantas membuat mereka mencibir. Kalaupun karakter orang-orang di dekatmu kurang baik, kamu gak perlu terlalu memusingkannya. Jadikan reaksi negatif mereka atas kegagalanmu sebagai tambahan motivasi untuk lebih semangat mengejar keberhasilan.