Gaya interior selalu mengalami perkembangan mengikuti perubahan zaman dan selera masyarakat. Di tengah populernya desain rumah estetik, konsep vintage dan retro menjadi dua gaya yang paling sering muncul dalam berbagai referensi dekorasi. Meski terlihat mirip sekilas, keduanya sebenarnya memiliki karakter, sejarah, dan nuansa visual yang cukup berbeda.
Banyak orang masih sulit membedakan interior vintage dan retro karena sama-sama menghadirkan sentuhan masa lampau yang kuat. Padahal, jika diperhatikan lebih detail, keduanya memiliki pendekatan estetika yang gak sama dalam pemilihan warna, furnitur, hingga atmosfer ruang. Supaya gak lagi tertukar saat melihat atau menata interior rumah, menarik untuk memahami perbedaannya lebih dalam, yuk pahami bersama.
