Valentine sering digambarkan manis, penuh kejutan, dan sarat validasi emosional. Kenyataannya, tidak semua orang mendapat cerita seindah unggahan media sosial. Ada yang pulang dengan rasa hampa, kecewa, atau merasa kurang dicintai. Inilah yang sering disebut post-valentine blues, dan kamu tidak sendirian mengalaminya.
Perayaan boleh selesai, tapi emosinya sering tertinggal lebih lama. Ekspektasi hubungan yang tinggi kadang berbenturan dengan realita yang biasa saja. Dari sinilah rasa sedih setelah Valentine muncul tanpa permisi. Yuk simak lima cara sederhana untuk mengatasi post-valentine blues dengan lebih waras.
