Menghadapi duka akibat bencana merupakan respons yang tak dapat dihindari. Rasa sakit akibat duka cita tidak hanya mengganggu kesehatan mental, melainkan fisik yang membuatmu kesulitan untuk tidur, makan, atau bahkan berpikir jernih.
Bencana seperti badai, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan, dan lainnya yang datang tiba-tiba bisa menimbulkan reaksi emosional yang mendalam. Peristiwa luar biasa ini juga dapat mengubah hidup individu secara drastis, apalagi saat harus menerima kenyataan bahwa seseorang atau sesuatu yang dicintai telah pergi.
Meskipun rasanya sulit menghadapi tekanan fisik dan emosional akibat peristiwa ini. Namun, bukan berarti kamu tidak dapat pulih sepenuhnya. Semua reaksi yang kamu alami bisa menjadi sumber kekuatan yang membantumu belajar untuk beradaptasi, bangkit, dan menata kembali kehidupan secara perlahan. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan agar mampu menerima kehilangan setelah mengalami peristiwa bencana.
