Bulan Ramadan memang hanya sekali dalam setahun. Meski di awal bulan puasa hari demi hari seperti berjalan sangat lambat, minggu ketiga dan keempat akan terasa begitu cepat. Kalau bulan Ramadan dimanfaatkan dengan baik, bukan hanya pahala ibadah yang diperoleh.
Kamu pun bakal merasa lebih tenang dan tidak penuh lagi. Pikiran seperti dalam mode reset. Hasilnya, dirimu seakan-akan terlahir dengan versi baru yang lebih baik setelah bulan suci usai.
Di balik kerasnya gemblengan menahan hawa nafsu sebulan penuh, pikiran bakal tercerahkan. Oleh sebab itu, Ramadan waktunya reset pikiran. Resapi nuansa Ramadan dan mari beribadah dengan khusyuk. Reset pikiran yang berhasil otomatis juga akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik. Siap terlahir kembali?
