Menjadi orang dewasa saja sudah penuh tantangan. Namun, bagi individu neurodivergen seperti mereka dengan ADHD, autisme, dyslexia, atau kondisi neurologis lainnya kehidupan sering kali terasa seperti memainkan permainan dengan aturan yang tidak tertulis. Banyak yang mengira tantangan hanya terjadi saat masa kanak-kanak, padahal realita di usia dewasa justru lebih kompleks dan jarang dibicarakan.
Di balik label dan stigma, ada cerita tentang adaptasi, kekuatan, sekaligus kelelahan yang tidak selalu terlihat. Berikut lima realita suka duka orang dewasa neurodivergen yang sering luput dari perhatian.
