Sabar sering dianggap sikap paling mudah diberikan saat berhadapan dengan orang lain, entah itu teman, keluarga, atau bahkan orang asing. Menariknya, konsep sabar justru terasa jauh lebih rumit ketika diterapkan ke diri sendiri, terutama saat hidup tidak berjalan sesuai rencana.
Banyak orang mampu menahan emosi, memahami keterbatasan orang lain, lalu memaafkan, tetapi bersikap keras dan tergesa pada diri sendiri.Sabar memang kerap diucapkan, namun jarang benar-benar dipraktikkan secara seimbang. Berikut penjelasan mengenai penyebab sabar mudah dilakukan ke orang lain daripada diri sendiri. Penjelasan ini akan membuka mindset kamu karena menggunakan sudut pandang yang lebih dekat dengan keseharian.
