ilustrasi suasana Lebaran (Pexels.com/RODNAE Productions)
Dikutip Buku Sejarah Nasional Indonesia karya Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto, dijelaskan bahwa sejak tahun 1596, muslim di Kerajaan Banten mayoritas mempersiapkan baju terbaik untuk Idul Fitri. Rakyat umumnya menjahit busana mereka sendiri, karena hanya kaum bangsawan yang mampu membeli busana baru
Dari catatan tersebut, diketahui bahwa pada abad ke-16 kebiasaan ini sudah mulai berkembang di Indonesia. Baik masyarakat ataupun pimpinan pada masa tersebut menerapkan sunnah ini dengan cara mereka tersendiri.
Dikutip dari pernyataan Snouck Hurgronje yaitu Penasihat Urusan Pribumi untuk Pemerintah Kolonial pada Buku Islam Hindia Belanda, dirinya teringat akan perayaan tahun baru di benua Eropa ketika melihat budaya masyarakat Indonesia bertamu dengan mengenakan pakaian baru saat Lebaran.
Berdasarkan sumber tersebut, diketahui tradisi ini tetap terlaksana di zaman kolonial Belanda. Bahkan, hingga sekarang kebiasaan membeli sandang baru masih melekat di Indonesia menjelang Hari Raya.