Seorang sedang berzikir (pexels.com/RDNE Stock project)
Berikut salah satu selawat yang sering diamalkan oleh imam besar, yaitu Imam Syafi’i. Selawat ini dikenal sebagai doa penuh keberkahan dan kerap dibaca untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Adapun bacaannya sebagai berikut:
Shallallaahu 'alaa nabiyyinaa kullamaa dzakarahudz dzaa-kiruuna wa ghafala 'an dzikrihil ghaafiluuna wa shalla 'alaihi fil awwaliina wal aakhiriina afdhala wa aktsara wa azkaa maa shallaa 'alaa ahadin min khalqihi wa zakkaanaa wa iyyaakum bish-shalaati 'alaihi afdhala maa zakkaa ahadun min ummatihi bi-shalaatihi 'alaihi was salaami 'alaihi wa rahmatillaahi wa barakaatih.
Wa jazaahullaahu 'annaa afdhala maa jazaa mursalan 'amman ukhrijat lin-naasi daa-iniina bi-diinihil ladzii irthadhaa wash-thafaa bihii malaa-ikatahu wa man an'ama 'alaihi min khalqihi falam tamussu binaa ni'matun zhaharat wa laa bathanat nilnaa bihaa hazhzhan fii diinin au dufi'a bihaa 'annaa makruuhun fiihimaa wa fii waahidin minhumaa illaa wa muhammadun shallallaahu 'alaihi sababuhaa.
Al-qaa-idu ilaa khairihaa wal-haadii ilaa rusydihadz dzaa-idu 'anil halakati wa mawaaridis suu-i fii khilaafir rusydil munabbihi lil-asbaabil latii tuuridul halakatal qaa-ima bin-nashiihati fil irsyaadi wal indzaari fii haa fashallalaahu 'alaa muhammadin wa 'alaa aali muhammadin kamaa shalla 'alaa ibraahiima wa aali ibraahiima innahu hamiidun majiid.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah selawat atas Nabi kami (Nabi Muhammad SAW) selama orang-orang yang ingat masih menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai masih melupakan-Mu. Semoga Allah melimpahkan karunia kepada Nabi SAW pada awal dan akhir, secara lebih baik, lebih banyak, dan lebih suci daripada karunia yang dilimpahkan-Nya kepada makhluk-Nya. Semoga Allah membersihkan kita dengan selawat kepadanya dengan pembersihan terbaik yang dilakukannya terhadap umatnya lantaran selawatnya kepada Rasulullah SAW. Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah senantiasa terlimpah kepada Rasulullah SAW.
Semoga Allah membalas atas jasanya kepada kami dengan balasan terbaik yang diberikan-Nya kepada seorang rasul atas apa yang diutuskan kepadanya, dengan komitmen terhadap agama yang diridhai-Nya. Kepadanyalah Allah memilih para malaikat-Nya dan para makhluk yang diberi-Nya nikmat.
Tidak ada nikmat yang kita peroleh, baik lahir maupun batin, sehingga dengannya kita mendapatkan keuntungan dalam masalah agama dan dunia, atau dijauhkan dari hal buruk menyangkut kedua masalah tersebut atau salah satunya, melainkan Muhammad SAW perantara-Nya.
Beliau SAW pemandu menuju kebaikannya, penuntun kepada petunjuk-Nya, penghalau dari kehancuran dan sumber-sumber keburukan akibat perselisihan dalam membaca petunjuk, pengingat tentang sebab-sebab yang menjerumuskan kepada kehancuran, serta pemberi nasihat, petunjuk, dan peringatan. Semoga Allah melimpahkan karunia kepada Muhammad SAW dan keluarganya, sebagaimana Allah melimpahkan karunia kepada Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji dan Maha Mulia."