ilustrasi muslim di masjid (pexels.com/Rayn L)
Salat tarawih bisa dikerjakan sebanyak 11 rakaat (8 rakaat + 3 rakaat witir) atau 23 rakaat (20 rakaat + 3 rakaat witir). Tata cara salat tarawih pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan tata cara salat sunah lainnya. Salat tarawih dilakukan setelah salat isya.
Setiap rakaat dimulai dengan takbiratul ihram, diikuti dengan membaca Al-Fatihah dan surat pendek setelahnya. Setelah itu, rakaat diteruskan dengan ruku, iktidal, sujud, dan duduk di antara dua sujud, sama seperti salat pada umumnya. Setiap dua rakaat diselesaikan dengan salam dan setelah itu dilanjutkan lagi dengan dua rakaat berikutnya.
Dalam pelaksanaan salat tarawih, biasanya ada bilal yang memimpin dan mengucapkan bacaan tertentu di sela-sela rakaat, seperti doa atau zikir, yang berbeda di setiap daerah. Meskipun demikian, bacaan ini tidak mengubah esensi salat tarawih. Salat tarawih bisa dilakukan berjemaah di masjid atau sendirian di rumah, namun lebih utama berjemaah. Setelah selesai, bisa ditutup dengan doa, zikir, atau salat Witir.
Itu dia penjelasan seputar pertanyaan apakah salat tarawih sunah atau wajib. Semoga bisa menjawab keresahanmu, ya!