Hidup sekarang sering dipersempit jadi soal kecepatan dan pencapaian yang bisa dipamerkan. Jadwal padat, target berlapis, serta kesibukan tanpa jeda kerap dianggap bukti bahwa seseorang sedang berada di jalur yang benar.
Di sisi lain, ada pilihan hidup dengan tempo lebih pelan yang mulai terlihat di sekitar, bukan sebagai tren, melainkan sebagai respons atas realitas sehari-hari. Perbedaan dua cara menjalani hidup ini memunculkan perdebatan yang tidak lagi bisa diabaikan. Berikut beberapa sudut pandang yang jarang dibicarakan secara terbuka mengenai slow living di tengah hustle culture.
