Apakah jelang Lebaran diam-diam kamu memendam kekecewaan? Bukan tentang jalannya ibadah puasa atau persiapan Idulfitri di rumahmu. Juga bukan soal dirimu bisa mudik atau tidak. Namun, kamu sebenarnya sangat berharap seseorang membayar utangnya.
Harapanmu bukan tanpa alasan. Dirimu tahu betul dia telah memperoleh tunjangan hari raya yang nilainya cukup besar. Sementara pinjamannya ke kamu jauh lebih kecil. Misal, THR-nya 3 juta rupiah.
Utangnya padamu 1 juta rupiah. Logikamu mengatakan utangnya dapat lunas seketika. Namun, boro-boro pinjaman dikembalikan seluruhnya, dicicil saja tidak. Ia bahkan bersikap seakan-akan gak punya tanggungan apa-apa padamu. Kenapa dia dapat secuek itu sekalipun di bulan ini ia seperti kebanjiran rezeki dari gaji plus THR? Inilah alasan seseorang tak memakai THR untuk bayar utang.
