Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi tanaman obat
Ilustrasi tanaman obat (Unplash/Tamanna Rumee)

Intinya sih...

  • Jahe mudah tumbuh di pot atau polybag, bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan sering dipakai sebagai bumbu masakan.

  • Kunyit tumbuh cepat tanpa perawatan rumit, digunakan sebagai obat alami dan bumbu dapur.

  • Serai mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah, memiliki khasiat untuk meredakan stres dan menjadi bumbu utama dalam masakan Indonesia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tanaman Obat Keluarga atau Toga adalah tanaman yang dibudidayakan di pekarangan rumah dan dimanfaatkan untuk keperluan kesehatan, baik sebagai pencegahan maupun pengobatan sederhana. Memiliki tanaman toga di rumah memberikan banyak keuntungan: mudah diperoleh, hemat biaya, lebih sehat karena alami, serta membuat lingkungan rumah tampak lebih hijau dan sejuk.

Berikut ini lima tanaman toga yang paling mudah ditanam, dirawat, dan dimanfaatkan di halaman rumah.

1. Jahe

Ilustrasi Jahe (Unplash/Uzair Ali)

Jahe merupakan salah satu tanaman toga paling populer di Indonesia. Tanaman dengan nama latin Zingiber officinale ini sangat mudah tumbuh bahkan di lahan sempit sekalipun. Jahe cukup ditanam di pot atau polybag dengan tanah gembur yang kaya unsur hara. Tanaman ini menyukai sinar matahari, tetapi tetap bisa tumbuh di tempat yang agak teduh.

Manfaat jahe terkenal untuk menghangatkan tubuh, meredakan masuk angin, batuk, mual, serta melancarkan peredaran darah. Cukup dengan merebus beberapa irisan jahe, kita sudah bisa membuat minuman herbal yang nikmat dan menyehatkan. Selain itu, jahe juga sering dipakai sebagai bumbu masakan.

2. Kunyit

Ilustrasi kunyit (Unplash/Dyah Miller)

Kunyit atau Curcuma longa adalah tanaman rimpang yang dapat tumbuh cepat tanpa perlu perawatan rumit. Kunyit dapat ditanam di tanah langsung atau di dalam pot. Perawatannya sederhana: cukup menjaga kelembapan tanah dan memastikan tanaman mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

Kunyit digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi peradangan, menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan sistem imun, serta membantu meredakan nyeri haid. Kandungan kurkumin pada kunyit dikenal bersifat antioksidan dan antibakteri sehingga menjadikannya obat herbal yang sangat bermanfaat. Selain itu, kunyit banyak digunakan sebagai bumbu dapur dan pewarna makanan alami.

3. Serai (Sereh)

Ilustrasi serai (Unplash/Tim Hufner)

Serai atau sereh adalah tanaman beraroma wangi yang sangat mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah. Tanaman ini dapat tumbuh subur meski ditanam di lahan terbatas. Biasanya, serai ditanam di sudut halaman sebagai tanaman pagar atau pengusir serangga karena aromanya yang khas.

Serai memiliki khasiat untuk meredakan stres, mengatasi batuk, menurunkan kolesterol, serta membantu melancarkan sistem pencernaan. Air rebusan serai sering dijadikan minuman herbal, terutama untuk membantu tubuh lebih rileks. Selain itu, serai merupakan bumbu utama dalam banyak masakan Indonesia seperti soto, ayam bakar, dan gulai.

4. Lidah Buaya

Ilustrasi tanaman lidah buaya (Unplash/David Social)

Lidah buaya (Aloe vera) terkenal sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Tanaman ini sangat mudah dirawat karena tahan panas, tidak membutuhkan banyak air, dan bisa hidup di tanah yang tidak terlalu subur. Lidah buaya bahkan bisa tumbuh dengan baik di pot kecil.

Gel lidah buaya sangat bermanfaat untuk meredakan luka bakar, melembapkan kulit, menjaga kesehatan rambut, dan menenangkan iritasi. Selain itu, lidah buaya juga dapat dikonsumsi sebagai minuman segar yang membantu menjaga kesehatan pencernaan. Keindahan bentuk daunnya membuat lidah buaya sering dijadikan tanaman hias sekaligus tanaman obat.

5. Daun Sirih

Ilustrasi daun sirih (Unplash/Muhammad Alhanul Fikri)

Daun sirih adalah tanaman merambat yang sering ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman obat tradisional. Sirih tumbuh baik di tempat teduh dan membutuhkan penopang untuk merambat. Perawatan tanaman ini cukup mudah, hanya perlu disiram secara rutin dan diberi pupuk organik sesekali.

Dalam pengobatan tradisional, daun sirih digunakan untuk mengatasi bau badan, radang tenggorokan, luka kecil, hingga menjaga kebersihan organ kewanitaan. Air rebusan daun sirih mengandung antiseptik alami yang aman dan efektif. Dengan khasiatnya yang banyak, sirih menjadi salah satu tanaman toga yang sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari.

Menanam tanaman toga di halaman rumah memberikan manfaat besar bagi kesehatan keluarga sekaligus mempercantik lingkungan rumah. Lima tanaman di atas: jahe, kunyit, serai, lidah buaya, dan daun sirih adalah contoh tanaman obat yang sangat mudah tumbuh dan minim perawatan.

Dengan sedikit perhatian, tanaman-tanaman ini bisa menjadi apotek hidup yang menyediakan berbagai kebutuhan herbal alami untuk keluarga. Memiliki toga di rumah bukan hanya langkah hemat, tetapi juga upaya menjaga kesehatan dengan cara yang lebih alami dan berkelanjutan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian