Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi dehumidifier
Ilustrasi dehumidifier (freepik.com/freepik)

Intinya sih...

  • Kelembapan udara di rumah bisa berdampak serius bagi kesehatan keluarga dan kondisi rumah

  • Jendela sering berembun, bau apak yang sulit hilang, pakaian di lemari terasa lembap, lantai terasa lengket, anggota keluarga sering alergi atau masalah pernapasan tanpa sebab jelas

  • Dehumidifier hadir sebagai solusi untuk menjaga kelembapan udara pada level yang aman dan mencegah pertumbuhan jamur serta bakteri

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kelembapan udara yang berlebihan di dalam rumah seringkali dianggap sepele. Padahal, masalah ini bisa berdampak serius bagi kesehatan keluarga dan kondisi rumah itu sendiri. Bayangkan, udara yang terlalu lembap tidak hanya membuat kamu merasa gerah dan gak nyaman, tetapi juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan seperti alergi hingga gangguan pernapasan. Belum lagi kerusakan pada furnitur dan struktur bangunan yang bisa menguras kantong untuk perbaikannya.

Nah, di sinilah peran penting dehumidifier hadir sebagai solusi. Alat ini bekerja dengan menyerap kelembapan berlebih di udara, menjadikan ruangan lebih nyaman dan sehat untuk ditinggali. Sayangnya, banyak orang yang baru sadar butuh dehumidifier setelah jamur sudah terlanjur merajalela di berbagai sudut rumah. Well, supaya kamu gak sampai mengalami hal tersebut, yuk kenali tanda-tanda rumah yang membutuhkan dehumidifier berikut ini!

1. Jendela sering berembun terutama di pagi hari atau saat cuaca dingin

Ilustrasi wanita (freepik.com/freepik)

Pernahkah kamu bangun pagi dan mendapati jendela rumah dipenuhi embun? Kalau ini terjadi hampir setiap hari, waspadalah! Embun pada jendela adalah indikator kuat bahwa tingkat kelembapan di rumahmu sudah melampaui batas normal. Fenomena ini terjadi ketika udara hangat yang penuh uap air bertemu dengan permukaan dingin jendela, sehingga uap air tersebut mengembun menjadi tetesan-tetesan kecil.

Masalahnya, embun yang dibiarkan terus-menerus bisa merusak kusen jendela, terutama yang berbahan kayu. Air yang menetes juga bisa merembes ke dinding dan menciptakan lingkungan ideal untuk pertumbuhan jamur. Oleh karena itu, bila kamu sering melihat jendela berembun, jangan tunda lagi untuk mempertimbangkan penggunaan dehumidifier. Alat ini akan membantu menjaga kelembapan udara pada level yang aman, yaitu sekitar 30-50 persen.

2. Bau apak yang sulit hilang meski sudah dibersihkan berkali-kali

Ilustrasi wanita sakit (freepik.com/freepik)

Ada satu hal yang paling mengganggu dari rumah dengan kelembapan tinggi, yaitu munculnya bau apak yang menyengat. Bau tidak sedap ini biasanya berasal dari pertumbuhan jamur dan bakteri yang tumbuh subur di lingkungan lembap. Yang lebih menyebalkan lagi, bau ini seringkali tetap bertahan meski kamu sudah menyemprotkan pewangi ruangan atau membersihkan rumah berkali-kali.

Kalau sudah begini, membersihkan saja tentu gak cukup. Kamu perlu mengatasi akar masalahnya, yaitu kelembapan berlebih. Dehumidifier akan menyerap kelembapan yang menjadi sumber masalah, sehingga jamur dan bakteri gak punya kesempatan untuk berkembang. Hasilnya, rumahmu akan terasa lebih segar dan bebas dari bau yang mengganggu. Bonusnya, kamu juga gak perlu lagi mengeluarkan uang berlebih untuk membeli pewangi ruangan setiap bulan!

3. Pakaian di lemari terasa lembap dan sulit kering sempurna

Ilustrasi memilih (freepik.com/freepik)

Coba deh periksa lemari pakaianmu sekarang. Apakah baju-baju di dalamnya terasa agak lembap atau bahkan berbau gak sedap padahal sudah dicuci bersih? Nah, ini adalah tanda jelas bahwa kelembapan di rumahmu sudah mencapai level yang mengkhawatirkan. Pakaian yang tersimpan dalam kondisi lembap tidak hanya jadi gak nyaman dipakai, tetapi juga bisa menjadi sarang pertumbuhan jamur yang berbahaya bagi kulit.

Situasi ini tentu sangat menjengkelkan, apalagi kalau kamu sudah berusaha menjemur pakaian hingga kering sempurna. Masalahnya, udara yang terlalu lembap membuat pakaian kembali menyerap kelembapan dari lingkungan sekitar. Jadi, daripada terus-menerus merasa kesal dengan pakaian yang gak pernah benar-benar kering, lebih baik investasikan uangmu untuk membeli dehumidifier. Percaya deh, kualitas hidup kamu akan meningkat drastis!

4. Lantai terasa lengket meski sudah dipel dengan bersih

Ilustrasi membersihkan lantai (freepik.com/freepik)

Pernahkah kamu merasa lantai rumah selalu terasa lengket padahal baru saja dipel? Kalau iya, jangan buru-buru menyalahkan produk pembersih lantai yang kamu gunakan. Kemungkinan besar, masalahnya ada pada tingkat kelembapan udara yang terlalu tinggi. Udara lembap membuat lantai sulit kering sempurna setelah dipel, menciptakan sensasi lengket yang sangat tidak nyaman saat diinjak.

Kondisi lantai yang terus-menerus lembap ini bukan hanya masalah kenyamanan saja, lho. Lantai yang gak pernah benar-benar kering bisa menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri dan kuman penyakit. Belum lagi risiko terpeleset yang meningkat, terutama untuk anak-anak dan orang tua. Oleh karena itu, bila lantai rumahmu sering terasa lengket meski sudah dibersihkan, ini saatnya untuk serius mempertimbangkan penggunaan dehumidifier.

5. Anggota keluarga sering mengalami alergi atau masalah pernapasan tanpa sebab jelas

Ilustrasi anak (freepik.com/freepik)

Tanda terakhir yang gak boleh diabaikan adalah munculnya masalah kesehatan pada anggota keluarga. Apakah akhir-akhir ini kamu atau keluarga sering bersin-bersin, batuk, atau sesak napas tanpa alasan yang jelas? Bisa jadi, kelembapan berlebih di rumahlah penyebabnya. Udara yang terlalu lembap memicu pertumbuhan tungau debu, spora jamur, dan alergen lainnya yang bisa mengganggu sistem pernapasan.

Yang lebih mengkhawatirkan, paparan jangka panjang terhadap lingkungan yang terlalu lembap bisa memperburuk kondisi penderita asma atau alergi. Anak-anak dan lansia yang memiliki sistem imun lebih lemah juga lebih rentan terkena dampaknya. Nah, daripada terus-menerus bolak-balik ke dokter dan menghabiskan uang untuk obat-obatan, lebih baik atasi masalah dari sumbernya dengan menggunakan dehumidifier. Kesehatan keluarga tentu jauh lebih berharga daripada biaya investasi alat ini, kan?

Kelembapan berlebih memang seringkali luput dari perhatian, padahal dampaknya bisa sangat merugikan. Mulai dari kerusakan properti hingga gangguan kesehatan, semuanya bisa bermula dari masalah yang terkesan sepele ini. Jadi, kalau kamu sudah melihat tanda-tanda di atas muncul di rumah, jangan tunggu sampai jamur betul-betul merajalela. Segera pertimbangkan untuk menggunakan dehumidifier demi kenyamanan dan kesehatan keluarga tercinta. Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian