ilustrasi surat (pexels.com/Sara)
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tanggal 11 Maret diperingati sebagai Hari Supersemar di Indonesia. Peringatan ini merupakan momen penting dalam sejarah Indonesia. Supersemar sendiri merupakan akronim dari Surat Perintah Sebelas Maret.
Dikutip dari laman resmi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Supersemar adalah surat perintah yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1966 untuk diberikan kepada Letjen Soeharto selaku Panglima Angkatan Darat dan Pangkopkamtib pada masa itu untuk memulihkan situasi negara yang saat itu sedang mengalami ketidakstabilan politik dan keamanan. Dalam surat tersebut berisi tiga poin penting, berikut tiga poin dalam Supersemar:
Mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk terdjaminnja keamanan dan ketenangan, serta kestabilan djalannja pemerintahan dan djalannja Revolusi, serta mendjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar revolusi/Mandataris M.P.R.S. demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala adjaran Pemimpin Besar Revolusi.
Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan Lain dengan sebaik-baiknja.
Supaja melaporkan segala sesuatu jang bersangkut paut dalam tugas dan tanggung-djawabnja seperti tersebut diatas.
Setelah menerima Supersemar, pada 12 Maret 1966, Soeharto mengambil tindakan untuk memulihkan keamanan, ketenangan, dan stabilitas pemerintahan dengan cara membubarkan dan melarang PKI beserta ormas-ormas yang bernaung atau senada dengannya di seluruh Indonesia. Dikeluarkannya Supersemar juga dianggap sebagai tonggak lahirnya pemerintahan Orde Baru. Hal ini ditandai dengan diangkatnya Soeharto sebagai Presiden Indonesia dalam Sidang Istimewa MPRS di Jakarta pada Maret 1967.
Itulah beberapa momen penting yang diperingati setiap tanggal 11 Maret. Semoga bisa menambah pengetahuanmu, ya!