Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pengusaha kue
ilustrasi pengusaha kue (pexels.com/ANTONI SHKRABA production)

Intinya sih...

  • Meneruskan bisnis keluarga memerlukan usaha ekstra untuk menjaga kualitas barang atau jasa yang ditawarkan agar tetap terjaga.

  • Pewaris bisnis keluarga harus terus berinovasi tanpa meninggalkan identitas utama usaha, agar tetap berhasil mempertahankan pelanggan lama dan menarik pelanggan baru.

  • Memastikan agar hal-hal baik dapat diteruskan ke generasi selanjutnya, sehingga meneruskan bisnis keluarga adalah pekerjaan seumur hidup yang memerlukan tanggung jawab besar.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak yang bilang jadi penerus atau pewaris bisnis keluarga itu menyenangkan. Bagaimana tidak, semua bagian yang sulit telah dikerjakan oleh generasi terdahulu selaku perintis usaha, sehingga generasi penerus tinggal melanjutkan bagian-bagian mudahnya saja. Eh, tapi masa iya sih benar begitu?

Sayangnya, realita yang terjadi tidaklah demikian. Harus diakui dengan penuh kesadaran bahwa melanjutkan usaha yang sudah ada memang tidak sesulit membangun usaha dari nol. Pasalnya, sesuai namanya, generasi penerus "hanya" tinggal meneruskan apa yang telah dibangun pendahulunya. Namun, situasi semacam ini bukan berarti bisa dianggap remeh. Meneruskan bisnis keluarga ternyata juga tidak mudah karena siapa pun yang dipercaya untuk mengemban tugas ini harus menghadapi beberapa tantangan besar sebagai berikut.

1. Berusaha untuk memastikan agar kualitas selalu terjaga

ilustrasi seorang pembuat kue (pexels.com/Felicity Tai)

Mendapatkan rezeki melimpah berupa dipercaya untuk menjadi penerus bisnis keluarga tentu menggembirakan. Pasalnya, ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri mengingat tidak semua orang punya kesempatan yang sama untuk merasakannya. Namun, di sisi lain, ini merupakan sebuah tanggung jawab besar yang tidak bisa dilaksanakan dengan main-main.

Mereka yang diberi kepercayaan untuk meneruskan bisnis keluarga punya pekerjaan besar, yaitu memastikan agar kualitas barang atau jasa yang menjadi bidang usaha utama tersebut tetap terjaga. Tentu ini bukan hal yang sepele mengingat adanya estafet kepemimpinan artinya membuka celah akan adanya perbedaan pemahaman. Jadi, para generasi penerus ini harus mengerti betul kualitas seperti apa yang dijadikan standar dalam bisnis keluarganya agar mampu menjaga nilai yang sama.

2. Mengupayakan untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan identitas bisnis

ilustrasi pengusaha kue (pexels.com/Gary Barnes)

Orang-orang awam sering berpikir bahwa menjadi pewaris bisnis keluarga itu menyenangkan karena pasti punya banyak uang. Padahal, terlepas dari materi yang memang mungkin besar tersebut, hal ini merupakan pekerjaan berat yang bisa saja gagal bila tidak dilaksanakan dengan penuh kesadaran. Pasalnya, zaman terus berubah dan permintaan konsumen bisa semakin bervariasi. Jika pemilik bisnis tidak cepat tanggap dengan situasi ini, rasanya gulung tikar tinggal menunggu waktu, deh.

Mereka yang diberi kepercayaan untuk meneruskan bisnis keluarga punya tugas berat, yaitu terus berinovasi sedemikian rupa demi menyesuaikan usaha dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan identitas utama usaha yang dijalankan. Dengan begini, diharapkan usaha tetap berhasil mempertahankan pelanggan lama dan terus menarik pelanggan baru. Kalau tidak serius bekerja, mana bisa berkembang?

3. Memastikan agar hal-hal baik dapat kembali diteruskan ke generasi selanjutnya

ilustrasi membuat kue (pexels.com/cottonbro)

Menjadi penerus bisnis keluarga memang tampak seperti sebuah hal yang seru. Tidak perlu susah payah, tinggal menjalankan saja apa yang sudah ada. Bisa duduk manis, lalu cuan mengalir deras. Ya, setidaknya itu yang ada dalam pikiran orang-orang yang tidak paham betapa menantangnya menjalankan usaha turun-temurun, apa lagi yang usianya sudah puluhan tahun.

Bisa dikatakan bahwa meneruskan bisnis keluarga adalah pekerjaan seumur hidup. Pasalnya, selain berusaha sekuat tenaga untuk berinovasi sambil tetap menjaga mutu, mereka yang diberi tugas ini juga harus mampu untuk mewariskan usaha kepada generasi selanjutnya. Oleh sebab itu, mereka perlu benar-benar bekerja dengan penuh tanggung jawab agar semakin banyak hal baik yang dapat diteruskan kepada anak cucu di masa mendatang.

Sama seperti perintis, pewaris pun juga menghadapi tantangan yang sama beratnya, meski dalam aspek yang berbeda. Oleh sebab itu, bila kamu mendapatkan kepercayaan untuk melanjutkan bisnis keluarga, jangan anggap ini sebagai ajang bersenang-senang. Sebaliknya, ini merupakan tugas yang sangat menantang karena sekarang nama baik keluarga ada di pundakmu. Semangat dan lakukan yang terbaik, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian