Terlalu nempel dengan plafon (pexels.com/ Max Vakhtbovych)
Posisi pemasangan AC yang terlalu mepet dengan plafon atau langit-langit ruangan ternyata bisa menghambat kinerja mesin dalam menghisap udara panas. Unit indoor butuh ruang buat menyedot udara dari bagian atas untuk kemudian didinginkan dan dikeluarkan kembali lewat bagian depan. Kalau jaraknya terlalu dekat, sirkulasi udara bakal terganggu dan AC gak bakal bisa mendinginkan ruangan secara optimal meskipun sudah dinyalakan lama.
Idealnya, berikan jarak sekitar 15 sampai 20 cm antara bagian atas AC dengan plafon agar aliran udara masuk tetap lancar. Ruang yang cukup ini juga bakal memudahkan kamu atau tukang servis saat mau melakukan pembersihan rutin atau perbaikan unit. Dengan sirkulasi yang sehat, suhu dingin yang dihasilkan bakal terasa lebih segar dan gak bikin sesak, sehingga kenyamanan kamu di dalam ruangan tetep terjaga maksimal.
Ternyata mengatur posisi AC itu gak cuma soal pasang di mana saja yang penting nempel di tembok, kan? Dengan memperhatikan arah embusan angin dan sirkulasi udara, kamu bisa dapet ruangan yang sejuk sempurna tanpa harus mengorbankan kesehatan badan kamu. Sekarang, kamu bisa menikmati waktu istirahat atau kerja di ruangan berAC dengan jauh lebih nyaman dan pastinya lebih hemat energi.
Semoga tips ini bermanfaat buat kamu yang lagi berencana pasang AC baru atau mau menata ulang posisi furnitur di dalam kamar. Tetap perhatikan kebersihan filter AC secara rutin ya, biar udara yang kamu hirup tetep bersih dan kualitas pendinginannya tetep juara setiap harinya.