Ramadan sering menjadi waktu transformasi diri yang dalam namun paradoxically juga bisa memicu kelelahan batin jika tekanan menjadi lebih besar dari makna ibadah. Menjelang akhir bulan, banyak orang merasakan energi spiritual dan mental menurun karena target yang terlalu tinggi, pola tidur berubah, dan tuntutan sosial yang menumpuk.
Kelelahan ini wajar terjadi dan seringkali muncul bersamaan dengan kecemasan terkait persiapan Idulfitri, tuntutan sosial, dan harapan pribadi yang tinggi. Mengenali tanda tanda awal burnout adalah langkah penting agar kita bisa mengambil tindakan sederhana namun efektif untuk pulih dan menutup Ramadan dengan rasa damai.
