Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi menyimpan di kulkas
ilustrasi menyimpan di kulkas (pexels.com/Lucie Liz)

Intinya sih...

  • Pisahkan makanan mentah dan siap saji untuk mengurangi risiko kontaminasi silang dan memperpanjang daya simpan

  • Gunakan wadah tertutup yang kedap udara agar makanan lebih tahan lama dan terhindar dari bau serta oksidasi

  • Atur suhu kulkas secara konsisten untuk menjaga kesegaran makanan, terapkan sistem first in first out, dan bersihkan kulkas secara rutin

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kulkas sering dianggap sekadar tempat menyimpan makanan, padahal perannya jauh lebih besar dalam menjaga kualitas dan keamanan konsumsi. Penataan yang kurang tepat bisa membuat makanan cepat rusak, bercampur aroma, bahkan terkontaminasi bakteri. Tanpa disadari, kebiasaan kecil dalam menaruh makanan bisa memengaruhi daya simpan dan kebersihan secara signifikan.

Menata kulkas dengan cara yang tepat bukan cuma soal kerapian visual, tapi juga soal kesehatan dan efisiensi. Dengan sistem yang terstruktur, makanan lebih mudah dipantau dan risiko pemborosan bisa ditekan. Selain itu, kulkas yang tertata baik membantu menjaga suhu stabil di setiap bagian. Yuk, mulai tata ulang kulkas supaya makanan lebih awet, segar, dan higienis!

1. Pisahkan makanan mentah dan makanan siap saji

ilustrasi menata kulkas (pexels.com/Kevin Malik)

Makanan mentah seperti daging, ayam, dan ikan punya potensi membawa bakteri yang lebih tinggi. Jika diletakkan berdekatan dengan makanan siap saji, risiko kontaminasi silang meningkat secara signifikan. Penataan yang keliru sering menjadi penyebab utama makanan cepat basi meski suhu kulkas sudah dingin.

Pemisahan area membantu menjaga kebersihan dan kualitas makanan. Makanan mentah sebaiknya diletakkan di rak paling bawah untuk mencegah tetesan cairan mengenai makanan lain. Dengan sistem ini, makanan siap saji tetap aman dan risiko penyebaran bakteri bisa ditekan secara efektif.

2. Gunakan wadah tertutup yang kedap udara

ilustrasi wadah kedap udara (freepik.com/KamranAydinov)

Wadah terbuka membuat makanan lebih cepat terpapar udara dan bau dari makanan lain. Kondisi ini mempercepat oksidasi dan membuat rasa serta aroma makanan berubah. Selain itu, bau yang bercampur sering membuat isi kulkas terasa kurang segar.

Wadah kedap udara membantu menjaga kelembapan dan kualitas makanan lebih stabil. Penggunaan wadah transparan juga memudahkan pemantauan stok tanpa perlu membuka satu per satu. Dengan kebiasaan ini, makanan lebih tahan lama dan kulkas tetap terasa bersih dari aroma yang mengganggu.

3. Atur suhu kulkas secara konsisten

ilustrasi menata kulkas (pexels.com/Kevin Malik)

Suhu kulkas yang terlalu hangat membuat bakteri berkembang lebih cepat. Sebaliknya, suhu yang terlalu dingin bisa merusak tekstur beberapa jenis makanan. Pengaturan suhu yang stabil menjadi kunci utama menjaga kualitas dan keamanan penyimpanan.

Idealnya, suhu kulkas berada di kisaran 2 hingga 4 derajat Celsius untuk menjaga kesegaran. Freezer sebaiknya berada di bawah minus 18 derajat Celsius agar makanan beku tetap aman. Dengan suhu yang tepat, daya simpan meningkat dan risiko kerusakan makanan bisa ditekan secara signifikan.

4. Terapkan sistem first in first out

ilustrasi menata kulkas (freepik.com/freepik)

Sistem first in first out membantu memastikan makanan yang lebih dulu masuk akan lebih dulu dikonsumsi. Tanpa sistem ini, makanan lama sering tertutup oleh stok baru dan akhirnya terlupakan. Kondisi ini meningkatkan risiko makanan kedaluwarsa tersimpan terlalu lama.

Menempatkan makanan baru di bagian belakang dan yang lama di bagian depan membantu rotasi stok secara alami. Cara ini membuat pemantauan tanggal simpan terasa lebih mudah dan teratur. Dengan kebiasaan ini, pemborosan makanan bisa berkurang dan kulkas terasa lebih terkontrol.

5. Bersihkan kulkas secara rutin

ilustrasi membersihkan kulkas (pexels.com/RDNE Stock project)

Kulkas yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang bakteri dan jamur. Tumpahan kecil yang dibiarkan terlalu lama dapat menimbulkan bau dan kontaminasi. Kebersihan kulkas sangat berpengaruh pada kualitas makanan yang disimpan di dalamnya.

Membersihkan rak dan laci secara berkala membantu menjaga lingkungan penyimpanan tetap higienis. Gunakan cairan pembersih yang aman untuk area penyimpanan makanan. Dengan kebiasaan ini, kulkas tetap segar dan risiko kontaminasi bisa ditekan secara konsisten.

Menata kulkas dengan baik bukan sekadar soal estetika, tapi juga soal kesehatan dan efisiensi rumah tangga. Dengan pemisahan yang tepat, wadah kedap udara, suhu stabil, rotasi stok, dan kebersihan rutin, kualitas makanan bisa terjaga lebih lama. Kebiasaan sederhana ini memberi dampak besar pada keamanan konsumsi sehari-hari. Kulkas yang tertata rapi juga membuat aktivitas memasak terasa lebih nyaman dan terkontrol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian