Lemari pakaian sering kali jadi tempat yang penuh sesak dengan berbagai jenis baju, dari yang berbahan tebal sampai yang super tipis. Kalau penataannya asal-asalan, bukan cuma sulit menemukan pakaian, tapi juga bisa memicu bau apek yang mengganggu. Bau ini biasanya muncul karena sirkulasi udara yang buruk atau pakaian yang disimpan dalam kondisi kurang kering. Penataan berdasarkan jenis bahan jadi salah satu cara paling efektif untuk menjaga pakaian tetap segar.
Setiap jenis bahan punya karakteristik berbeda dalam menyerap udara, menyimpan aroma, dan mempertahankan bentuk. Misalnya, bahan katun yang mudah menyerap keringat butuh penempatan yang memungkinkan udara mengalir bebas, sedangkan bahan wol memerlukan perlindungan ekstra dari kelembapan. Dengan mengatur lemari berdasarkan jenis bahan, pakaian akan lebih awet, wangi lebih lama, dan terhindar dari risiko jamur atau noda yang sulit dihilangkan.