Liburan seharusnya jadi momen memulihkan tubuh dan pikiran, bukan malah menambah stres karena keramaian berlebihan. Sayangnya, banyak destinasi populer kini dipenuhi wisatawan sampai kehilangan esensi kenyamanannya. Fenomena ini dikenal sebagai overtourism, kondisi ketika jumlah pengunjung melampaui kapasitas sebuah tempat. Dampaknya bukan cuma ke lingkungan, tapi juga ke kesehatan mental para pelancong.
Merencanakan liburan yang lebih tenang butuh kesadaran dan strategi sejak awal. Dengan pendekatan yang tepat, kamu tetap bisa menikmati perjalanan tanpa harus berdesakan atau kelelahan emosional. Kuncinya ada pada riset, pemilihan waktu, dan keberanian menghindari tren sesaat. Yuk simak lima tips memilih destinasi liburan yang lebih ramah untuk kesehatan dan jauh dari hiruk pikuk massa.
