Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi mengoleskan minyak kelapa ke bibir
ilustrasi mengoleskan minyak kelapa ke bibir (freepik.com/freepik)

Intinya sih...

  • Penuhi cairan dengan pola minum yang teratur antara berbuka hingga sahur

  • Perhatikan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka untuk regenerasi kulit bibir lebih optimal

  • Gunakan lip balm dengan kandungan melembapkan seperti shea butter, petroleum jelly, atau vitamin E

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Puasa selalu punya cerita. Bukan cuma soal menahan lapar dan haus, tapi juga soal bibir yang tiba-tiba terasa perih, tertarik, bahkan sampai pecah-pecah. Kamu mungkin pernah tanpa sadar mengelupas kulitnya karena terasa mengganggu. Sayangnya, kebiasaan kecil itu justru bikin kondisi makin parah.

Penyebab bibir pecah-pecah saat puasa sering kali sederhana, yaitu kurang cairan dan minim nutrisi pendukung. Tubuh kehilangan asupan selama belasan jam, sementara aktivitas tetap berjalan seperti biasa. Akibatnya, kelembapan alami bibir ikut menurun dan terasa kering sepanjang hari. Yuk simak lima cara mengatasi bibir kering saat puasa agar tetap lembap dan sehat.

1. Penuhi cairan dengan strategi yang tepat

ilustrasi perempuan minum air putih (freepik.com/artursafronovvvv)

Banyak orang merasa sudah minum cukup saat berbuka. Padahal, sekali minum banyak tidak otomatis menjaga hidrasi sepanjang hari. Tubuh tetap butuh pola minum yang teratur antara berbuka hingga sahur. Ini jadi langkah dasar cara mengatasi bibir kering saat puasa.

Coba atur pola dua gelas saat berbuka, dua gelas setelah makan malam, dan dua gelas saat sahur. Hindari minuman berkafein berlebihan karena bisa memicu dehidrasi. Saat tubuh cukup cairan, bibir juga ikut lebih terjaga kelembapannya. Dari dalam yang terhidrasi, bibir lembap saat Ramadan bukan lagi angan.

2. Perhatikan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka

ilustrasi perempuan menikmati semangka (freepik.com/pvproductions)

Bibir kering bukan hanya soal kurang minum. Kekurangan vitamin tertentu seperti vitamin B dan C juga bisa jadi penyebab bibir pecah-pecah. Kalau dibiarkan, sudut bibir bisa terasa perih hingga berdarah. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan puasa kamu.

Perbanyak konsumsi buah segar seperti jeruk, pepaya, dan semangka saat berbuka. Tambahkan sayuran hijau serta sumber protein saat sahur. Nutrisi yang cukup membantu regenerasi kulit bibir lebih optimal. Perawatan dari dalam ini bikin hasilnya lebih tahan lama.

3. Gunakan lip balm dengan kandungan melembapkan

ilustrasi menggunakan lip balm (freepik.com/rawpixel-com)

Saat puasa, bibir tidak mendapat asupan cairan langsung seperti hari biasa. Itulah kenapa perlindungan dari luar jadi penting. Lip balm bisa jadi penyelamat, asal kamu memilih kandungan yang tepat. Hindari produk dengan alkohol yang justru membuat bibir makin kering.

Pilih lip balm dengan kandungan shea butter, petroleum jelly, atau vitamin E. Oleskan tipis sebelum tidur dan setelah sahur. Jangan menunggu bibir terasa perih baru menggunakannya. Perawatan rutin lebih efektif daripada penanganan darurat.

4. Manfaatkan perawatan bibir alami di rumah

ilustrasi minyak kelapa (freepik.com/freepik)

Kalau kamu lebih nyaman dengan bahan alami, ada banyak pilihan sederhana. Madu murni bisa jadi pelembap alami yang membantu menenangkan kulit bibir. Minyak kelapa juga dikenal efektif mengunci kelembapan. Keduanya mudah ditemukan dan aman digunakan.

Oleskan madu sebelum tidur dan diamkan semalaman. Kamu juga bisa menggunakan sedikit minyak kelapa di pagi hari sebelum beraktivitas. Lakukan secara konsisten agar hasilnya terasa. Perawatan bibir alami seperti ini membantu mencegah bibir pecah-pecah hingga berdarah.

5. Hindari kebiasaan menjilat atau mengelupas bibir

ilustrasi perempuan melakukan scrub bibir (pexels.com/Polina)

Saat bibir terasa kering, refleks pertama biasanya menjilatnya. Padahal, air liur cepat menguap dan membuat bibir makin kering. Mengelupas kulit bibir dengan tangan juga bisa memicu luka kecil. Kebiasaan ini sering jadi penyebab bibir pecah-pecah yang tak kunjung sembuh.

Cobalah mengganti refleks itu dengan langsung mengoleskan lip balm. Kalau ada kulit yang mengelupas, gunakan scrub bibir lembut seminggu sekali. Jangan memaksa menarik kulit yang belum lepas sempurna. Dengan disiplin kecil, kondisi bibir bisa jauh lebih terkontrol.

Merawat bibir saat puasa memang butuh perhatian ekstra. Kombinasi nutrisi yang cukup dan perawatan bibir alami dari luar jadi kunci utama. Kamu tidak perlu menunggu sampai bibir terluka baru mulai peduli. Supaya bibir tetap lembap selama Ramadan ini, yuk mulai rawat dari sekarang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian