Overthinking sering muncul ketika hidup berjalan terlalu cepat dan pikiran tidak diberi ruang untuk bernapas. Tuntutan produktivitas, ekspektasi sosial, serta arus informasi yang terus mengalir tanpa henti membuat banyak orang terjebak dalam pola berpikir berlebihan. Tanpa disadari, pikiran terus berputar memikirkan masa lalu atau mengkhawatirkan masa depan, hingga menguras energi emosional.
Nah, kamu bisa menerapkan konsep slow living sebagai pendekatannya yang lebih sadar dan manusiawi untuk meredakan overthinking. Dengan memperlambat ritme hidup, kita belajar hadir sepenuhnya di momen saat ini dan melepaskan kebutuhan untuk mengontrol segalanya. Berikut tujuh tips slow living yang dapat membantu mengurangi overthinking secara perlahan namun konsisten. Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini, yuk!
