Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi furnitur rumah tangga
ilustrasi furnitur rumah tangga (unsplash.com/Jazmin Quaynor)

Intinya sih...

  • Furnitur berbahan alami sensitif terhadap kelembapan dan perubahan lingkungan

  • Jaga sirkulasi udara dan kelembapan ruangan, bersihkan furnitur dengan cara yang tepat, gunakan pelapis atau finishing pelindung

  • Hindari penempatan di area rawan lembap, lakukan pemeriksaan rutin terhadap tanda kerusakan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Furnitur berbahan alami seperti kayu, rotan, atau bambu memberi kesan hangat dan menyatu dengan suasana rumah. Di balik tampilannya yang menarik, material alami memiliki karakter yang sensitif terhadap kelembapan dan perubahan lingkungan. Tanpa perawatan yang tepat, furnitur mudah diserang hama dan ditumbuhi jamur.

Masalah ini kerap muncul secara perlahan dan baru disadari ketika kerusakan sudah terlihat jelas. Permukaan menjadi kusam, muncul bintik hitam, atau bahkan struktur furnitur melemah. Oleh karena itu, beberapa tips berikut ini bisa diikuti agar kualitas material dapat terjaga dan memperpanjang usia pakai furnitur.

1. Jaga sirkulasi udara dan kelembapan ruangan

ilustrasi furnitur rumah (unsplash.com/Sanju Pandita)

Kelembapan berlebih menjadi pemicu utama tumbuhnya jamur pada furnitur berbahan alami. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik agar udara dapat bergerak dan tidak terjebak di satu area. Membuka jendela secara rutin membantu menurunkan kadar lembap di dalam rumah.

Penggunaan alat bantu seperti exhaust fan atau dehumidifier juga dapat memberi perlindungan tambahan, terutama di ruangan tertutup. Kelembapan yang terkontrol menjaga permukaan furnitur tetap kering dan stabil. Lingkungan yang seimbang membuat hama dan jamur sulit berkembang.

2. Bersihkan furnitur dengan cara yang tepat

ilustrasi membersihkan furnitur (unsplash.com/Karolina Grabowska)

Debu dan kotoran yang menumpuk dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan telur hama. Bersihkan furnitur secara berkala menggunakan kain kering atau sedikit lembap dengan perasan air maksimal. Hindari penggunaan air berlebihan karena dapat meresap ke dalam pori material.

Untuk noda membandel, gunakan pembersih khusus furnitur berbahan alami yang aman. Setelah dibersihkan, pastikan permukaan benar-benar kering sebelum digunakan kembali. Langkah ini menjaga tekstur dan warna furnitur tetap terawat tanpa merusak lapisan alaminya.

3. Gunakan pelapis atau finishing pelindung

ilustrasi perabot kayu (unsplash.com/Fujiphilm)

Lapisan finishing berfungsi sebagai pelindung utama dari serangan hama dan jamur. Furnitur kayu, misalnya, membutuhkan coating seperti melamin, politur, atau minyak khusus agar pori-porinya tertutup. Perlindungan ini mencegah kelembapan masuk ke dalam serat material.

Pengecekan kondisi lapisan perlu dilakukan secara berkala. Jika lapisan mulai menipis atau terkelupas, segera lakukan perawatan ulang. Finishing yang terjaga membuat furnitur lebih tahan lama dan tampilannya tetap rapi.

4. Hindari Penempatan di Area Rawan Lembap

ilustrasi furnitur rumah (unsplash.com/Im3rd Media)

Lokasi penempatan furnitur berpengaruh besar pada daya tahannya. Area dekat kamar mandi, dapur, atau dinding yang bersentuhan langsung dengan luar rumah memiliki risiko kelembapan tinggi. Furnitur berbahan alami sebaiknya ditempatkan di area dengan kondisi udara stabil.

Berikan jarak antara furnitur dan dinding untuk mencegah uap air terperangkap. Sirkulasi di sekitar furnitur membantu menjaga kondisi material tetap kering. Penempatan yang tepat mengurangi risiko kerusakan jangka panjang.

5. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap tanda kerusakan

ilustrasi memeriksa furnitur (unsplash.com/Anita Austvika)

Pemeriksaan berkala membantu mendeteksi masalah sejak tahap awal. Perhatikan perubahan warna, munculnya serbuk halus, atau aroma lembap yang tidak biasa. Tanda-tanda ini mengindikasikan aktivitas hama atau pertumbuhan jamur.

Jika ditemukan gejala awal, segera lakukan penanganan sesuai jenis masalahnya. Penggunaan anti hama atau pembersih jamur khusus dapat menghentikan kerusakan sebelum meluas. Tindakan cepat menjaga struktur furnitur tetap kokoh dan aman digunakan.

Menjaga keawetan furnitur berbahan alami membutuhkan perhatian pada lingkungan, kebersihan, dan perawatan rutin. Setiap langkah perawatan saling berkaitan dan memberi perlindungan jangka panjang pada material. Dengan penanganan yang tepat, furnitur tetap awet, fungsional, dan nyaman digunakan dalam waktu lama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian