Dalam hubungan apa pun, entah itu dengan pasangan, sahabat, keluarga, atau rekan kerja, konflik itu normal. Yang sering jadi masalah bukan konfliknya, tapi cara mengekspresikannya. Tidak semua orang marah dengan suara keras atau adu argumen. Sebagian memilih jalur yang lebih halus, tapi justru lebih melelahkan secara emosional, yakni pasif agresif.
Perilaku pasif agresif adalah bentuk kemarahan yang disampaikan secara tidak langsung. Kelihatannya tenang, kadang bahkan dibungkus bercanda atau sikap “dewasa”, tapi efeknya bisa bikin lawan bicara merasa bingung, bersalah, dan capek sendiri. Tanpa disadari, ini sering jadi bibit hubungan yang toxic. Coba cek, apakah salah satu dari tiga perilaku ini pernah muncul di hubunganmu.
