Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Kesulitan Ketika Punya Pacar Bule, Pertimbangkan Dulu Deh
pexels.com/ Ryan Holloway

Di era globalisasi dan teknologi yang semakin maju seperti sekarang, hal ini memungkinkan dunia terasa semakin sempit. Kita dapat terhubung dengan seluruh manusia di belahan bumi manapun. Hal itu memungkinkan kita menjalin sebuah hubungan dengan Warga Negara Asing atau biasa kita sebut Bule. Sebelum memutuskan untuk menjalin hubungan yang serius dengan bule, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Apa saja sih hal-hal tersebut?

1.  Beda Bahasa, Beda Budaya, Beda Zona Waktu: Komunikasi Terhambat.

Youtube/ 2WorldsColliding

Komunikasi pasti akan terasa sedikit terhambat bagi kalian yang menjalin hubungan dengan Bule. Mengingat bahwa kalian berasal dari negara yang bukan menggunakan bahasa sama. Pasti akan ada kesalahpahaman di antara pembicaraan kalian. Misalnya kalian bermaksud mengucapkan Pray (Berdoa), tapi pasangan kalian mengira sebagai Prey (Memangsa).

Tidak berhenti sampai di situ saja. Permasalahan lain yang muncul adalah ketika saat pasangan harus kembali ke negara asalnya, mau tidak mau, kalian akan mengalami Long Distance Relationship (LDR). Bayangkan saja seandainya kamu berada di bumi bagian timur, sementara pasangan kamu di bumi bagian barat.

Tentunya terdapat perbedaan waktu yang sangat besar antara kalian dan itu menjadikan komunikasi semakin terhambat. Kalian akan kesusahan menemukan waktu yang pas untuk saling ngobrol. Saat kamu bangun, dia sedang tidur. Giliran dia bangun, kamu yang sedang tidur. Belum lagi jika internet lambat, webcam bermasalah, dan quota mepet. Duh, pengorbanan sekali ya.

2. Dihujat Sana-sini Bikin Imanmu Terganggu.

Askfm/ shellaaudini

Ini terjadi karena Bule dikenal masyarakat Indonesia sebagai orang-orang yang memiliki pergaulan bebas. Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa kamupun akan ikut terseret terhadap pemikiran tersebut. Saat sedang jalan bersama dengan pasangan bulemu, siap-siap saja menghadapi puluhan pasang mata yang tertuju pada kalian berdua, lengkap dengan bisik-bisik cibiran tidak mengenakkan mengenai perbedaan fisik kalian.

Masalah lain akan muncul jika seandainya kamu belum pernah bertemu dengan pasangan bulemu secara langsung. Banyak yang akan menghujanimu dengan kalimat untuk berhati-hati terhadap pasanganmu. Kamu akan dibuat ragu saat mereka mulai bicara negatif tentang hubungan kalian, atau mungkin juga mereka akan menuduh pasangan bulemu tidak setia atau hanya main-main denganmu.

Belum lagi jika pasangan bulemu tidak kunjung mengunjungimu, tentu mereka akan semakin mengomentari hubungan kalian. Secara tidak langsung, ini akan memengaruhi kepercayaanmu terhadap dia. Kamu mulai ragu apakah dia benar-benar serius terhadapmu dan apakah hubungan kalian layak untuk diteruskan atau tidak.

3. Bingung Cara Mengenalkan ke Orangtua.

pexels.com/ Pixabay

Menjalin hubungan serius dengan pasangan, tentu saja tidak lepas dari restu orangtua. Inilah saat-saat yang dianggap menegangkan dalam suatu hubungan, yaitu memperkenalkan pasangan kepada orangtua. Beruntunglah kamu jika memiliki orangtua yang open minded. Sebab tidak semua orangtua akan menyambut baik hubunganmu dengan si bule. Terutama orangtua yang masih sangat menganut budaya lokal atau tradisional.

Karena terlalu banyaknya perbedaan di antara kalian berdua, beda agama, beda budaya, beda bahasa juga beda pola pikir, menjadikan permasalahan semakin kompleks. Terlebih jika orangtua kamu tidak bisa bahasa Inggris dan pasangan bulemu tidak bisa bahasa Indonesia, otomatis kamu harus berjuang lebih ekstra dalam mengenalkan pacar bulemu ke orangtua.

4. Ribet dan Memakan Biaya yang Lebih Banyak.

The Skeptical Community

Untuk bisa dekat dengan pasangan bulemu, kamu harus siap merogoh kantong yang lebih dalam, terutama bagi para laki-laki nih. Sebelum mengunjungi pasanganmu di negaranya, kamu harus mempersiapkan segala perlengkapan. Mulai dari tiket pesawat, paspor, visa, asuransi kesehatan, dan lainnya yang mana semua itu tidaklah gampang & murah!

Jika pada akhirnya kalian memutuskan untuk menikah, akan ada dua opsi yang bisa kalian pilih. Yakni menikah di Indonesia atau di luar negeri. Pernikahan yang dilangsungkan di luar negeri memang memakan biaya lebih mahal. Namun lebih mudah prosesnya dibandingkan pernikahan yang dilangsungkan di Indonesia. Sebab birokrasi di Indonesia terbilang masih ribet dan susah untuk melangsungkan pernikahan dengan Warna Negara Asing.

Gimana, apa kamu mulai banyak pertimbangan atau punya pengalaman lain?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team