ilustrasi bersama teman (pexels.com/Henri Mathieu-Saint-Laurent)
Kamu bersifat ringan tangan dalam arti yang positif. Bukan dirimu senang memukul, melainkan justru gemar menolong orang. Baginya, kamu tidak perlu dimintai bantuan terlebih dahulu. Selama dirimu tahu tentang kesulitan orang lain serta mampu membantu pasti langsung turun tangan.
Setelahnya pun sikapmu gak bikin penerima bantuan merasa tidak enak. Dengan ketulusanmu, dia atau siapa pun tak terbebani untuk harus membalas kebaikanmu. Dirimu punya dua sifat yang langka, yaitu kepekaan akan kondisi orang lain serta ketulusan. Padahal, banyak orang makin perhitungan soal keuntungan buat diri sendiri.
Meski dia gak bermaksud untuk hanya memanfaatkanmu, memiliki teman sepertimu tak ubahnya aset yang amat berharga. Ketika ia mengalami kesulitan dalam hidup, dirimu hampir selalu dengan sendirinya mengulurkan tangan.
Tentu terkadang tawaran bantuanmu agak terlambat lantaran kamu juga baru tahu kesusahnnya belakangan. Namun, dirimu jelas gak bisa bersikap sama sekali tak peduli.
Banyak pertemanan yang berakhir dengan kurang baik atau terlupakan begitu saja seiring terpisah jarak dan kesibukan masing-masing. Adanya beberapa orang yang merasa sangat beruntung mengenalmu merupakan kesan yang amat positif. Meski kesimpulan ini sering baru muncul setelah masa perkenalan kalian yang amat lama, biasanya tidak berubah di masa-masa mendatang.